Tingkatkan Birahi Sapi demi Genjot Produksi

Jumat, 23 Januari 2015 – 06:20 WIB
Tingkatkan Birahi Sapi demi Genjot Produksi. Foto JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Pemerintahakan menggalakkan program Gertak Birahi. Program tersebut di­lakukan untuk mendapatkan sekelompok ternak yang men­galami birahi dalam waktu yang bersamaan.

"Kami harapkan 2015 bisa dilaksanakan program Gertak Birahi, inseminasi buatan 2 juta ekor sapi,” kata Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, Kamis (22/1).

BACA JUGA: Ini Jenis Barang Mewah yang Kena PPnBM

Amran menjelaskan, daging Indonesia sebenarnya mempunyai potensi. Namun, ada hal salah yang dilakukan di masa lalu.

Ia mengatakan, Kementerian Pertanian (Kementan) sudah mengekspor cement (sperma) sapi beku ke Amerika Serikat, Rusia dan Jepang.

BACA JUGA: Dorong Asumsi Kemiskinan dan Kesenjangan Masuk Asumsi APBN

"Setelah jadi sapi, kita impor lagi. Mungkin ini kekeliruan kita bersama,” cetus Amran.

Ia menegaskan, ke depan Kementan akan meningkatkan produktivitas sapi di dalam negeri dengan Gertak Birahi. Hanya saja, yang perlu diper­hatikan dalam program ini yakni kondisi sapi betina.

BACA JUGA: Ini Kandidat Berpeluang Jabat Dirut Semen Indonesia

Menurut dia, sapi betina yang diinseminasi buatan tidak boleh yang belum per­nah melahirkan. Karena kalau masih perawan, tidak bisa. Inseminasi buatan pada sapi betina perawan bisa membuat induknya mati.

Kalaupun sudah pernah, sebaiknya dipilih sapi betina yang sudah pernah melahirkan lebih dari dua kali. Sebab, inseminasi buatan akan menghasilkan sapi berukuran besar, seperti jenis Brahma dan Limosin.

"Jadi harus melahirkan dua kali, kalau satu kali masih kurang aman. Tingkat kematiannya bisa sampai 10 persen,” jelas Amran.

Untuk mendukung produksi daging sapi mandiri, Direktur Jenderal Peternakan Kemen­tan Syukur Iwantoro mengaku akan menghapus bea masuk sapi indukan.

"Kami sedang bicarakan dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Kementerian Keuangan. Diusahakan jadi nol persen,” katanya.

Pihaknya memperkirakan kebutuhan daging sapi pada 2015 mencapai 640 ribu ton. Adapun sapi lokal yang terse­dia saat ini berjumlah 251 ribu ekor, yang setara dengan 48 ribu ton daging. (rmo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Adik Ipar Ani Yudhoyono Heran Tukang Urus Ancol Dipercaya jadi Dirut AP II


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler