Tito Minta MUI Terus Awasi Penanganan Kasus Ahok

Jumat, 18 November 2016 – 16:38 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menemui pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan tokoh agama di Kantor Pusat MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18/11). ‎Foto: Fathan Sinaga/JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menemui pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan tokoh agama di Kantor Pusat MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18/11). 

Kedatangan Tito untuk bersilaturahmi sekaligus menyatakan sikap terkait profesionalitas Polri dalam mengusut kasus penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama.

BACA JUGA: KPK Pengin Politikus Golkar Ini Dihukum Lebih Berat

Ketua MUI Ma'ruf Amin menyatakan, pertemuan ini sekaligus memberi gambaran simbolis kepada masyarakat bahwa  hubungan Polri dengan MUI sangat harmonis. Sebab, lanjut dia, sempat diisukan hubungan MUI dan Polri, berjarak lantaran kasus Ahok itu.‎

‎"Sehubungan dengan kasus yang baru-baru ini mengenai peristiwa Pulau Seribu yang sudah dilakukan gelar pekara di Polri. Nah, Pak Kapolri memberikan penjelasan acara tuntas dan komprehensif pada MUI," kata dia usai pertemuan di Kantor Pusat MUI.

BACA JUGA: Tridianto: Pak Jokowi dan Prabowo Sedang Menyindir Pak SBY

Menurut pria yang juga menjabat sebagai ketua Rais Aam PBNU ini, Tito berjanji akan mengusut kasus Ahok sampai dilimpahkan ke kejaksaan, secara objektif dan profesional.‎ 

"Apa yang disampaikan Kapolri sudah dapat dipahami MUI. Silakan ditambahkan Bapak Kapolri," imbuhnya.

BACA JUGA: Demo 2 Desember, Seperti ini Permintaan dan Imbauan Kapolri

Sementara itu, Tito menambahkan, pihaknya akan memproses kasus Ahok dengan porsi yang sama seperti layaknya tersangka. Dia memastikan, semua orang sama di hadapan hukum.‎

"Kasus Basuki, dari MUI sudah membuat pendapat dan sikap keagamaan. Ini sudah kami sampaikan juga. Saya memberikan informasi soal langkah-langkah hukum yang sudah dilakukan polisi. Bareskrim sudha memeriksa 69 saksi. Dan itu dilakukan dalam waktu satu bulan yang menurut ukuran kepolisian itu termasuk sangat cepat," kata dia.‎

"Sudah saya jelaskan pada Ketua Umum MUI dan kemudian sudah disampaikan hasilnya, dengan menetapkan Basuki sebagai tersangka," sambung Tito.

Di sisi lain, mantan Kapolda Metro Jaya ini juga meminta MUI dan tokoh agama mengawasi Polri dalam mengawal kasus Ahok ini. Dia berharap, kedua pihak bisa bersinergi dengan baik.‎

‎"Hari ini saya kunjungan ke MUI. Rencana sudah tiga kali semenjak saya jadi Kapolri. Tapi karena ada hal-hal lain, agenda yang terpaksa tidak bisa saya tinggalkan," ungkap Tito.

Dia meminta, antara Polri dan MUI tetap bisa berdampingan dalam menjaga keutuhan NKRI. Bahkan, Tito juga sudah memerintahkan jajarannya untuk menjalin hubungan yang baik dengan jajaran MUI yang ada di daerah.‎

"Sehingga bila terjadi masalah yang berhubungan dengan masalah keagamaan Islam ini ada komunikasi dan dialog yang dapat dibangun untuk mengambil langkah-langkah menjaga stabilitas keamanan negara," tandas Tito. (Mg4/jpnn)‎

BACA ARTIKEL LAINNYA... Seruan Aksi Bela Islam III Langsung jadi Viral


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler