TNI AL Sergap Kapal Imigran Somalia

Sabtu, 27 Juni 2015 – 00:57 WIB
ilustrasi jpnn

jpnn.com - JAKARTA- Perairan Indonesia selalu menjadi tempat empuk persinggahan para imigran gelap. Setelah pengungsi Rohingya dan Bangladesh, kini imigran gelap asal Somalia turut mendekat ke wilayah Indonesia.

Ini diketahui setelah Patroli Keamanan Laut (Patkamla) II-I-47/SSG Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Asahan (TBA) menangkap kapal jenis pompong tanpa nama yang mengangkut imigran gelap asal Somalia. Para imigran ini diamankan di Perairan Tanjung Jumpul, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Jumat (26/6).

BACA JUGA: Hari Antinarkoba Internasional, Ini Kata Roger Danuarta

Menurut Kepala Dispenarmabar Letkol Ariris Miftachurrahman, kapal pembawa imigran gelap tersebut berhasil diamankan Patkamla saat sedang melakukan patroli rutin. Patroli dilakukan di daerah 6 mil dari Kuala Bagan Asahan, pada posisi 03. 02. 923 Lintang Utara dan 099. 53. 637 Bujur Timur

 "Terlihat secara visual kapal yang gerak geriknya mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui kapal tersebut ternyata mengangkut 17 orang,"

BACA JUGA: Beras Organik Palsu Diedarkan ke Supermarket, 2 Tahun Pelaku Untung Rp12 M

ujarnya.

Penumpang kapal terdiri dari 12 orang imigran gelap asal Somalia dan lima orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal. Sementara itu, menurut Komandan Lanal TBA Letkol Laut (P) Edward H Sibuea, kapal ini diduga berangkat dari Malaysia dan berlayar sampai di perairan perbatasan Indonesia dan Malaysia.

BACA JUGA: Oknum TNI Halangi Eksekusi Tersangka Korupsi di Bandara Juanda

Selanjutnya, para penumpang tersebut ditransfer ke kapal ikan dan berlayar menuju Tanjung Balai Asahan. Saat kapal tersebut tiba di sekitar Perairan Tanjung Jumpul, mereka berhasil diamankan oleh Patkamla II-I-47/SSG.

"Selanjutnya guna proses pemeriksaan kapal pompong berpenumpang itu diamankan di Posal Bagan Asahan, Sumatera Utara," ujar Edward. (flo/jpnn).

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Buron Korupsi Pelabuhan Pulau Alor Diringkus


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler