TNI dan TDM Patroli Bersama Patok Batas Indonesia - Malaysia

Jumat, 03 Februari 2023 – 15:43 WIB
Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Trk Bogani melakukan patroli bersama patok batas negara Indonesia-Malaysian di Kecamatan Badau, wilayah Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat yang berbatasan dengan Lubuk Antu Malaysia, Kamis (2/2/2023). ANTARA/HO-Yonarmed 19/105 Trk Bogani.

jpnn.com - KAPUAS HULU - Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Tentara Diraja Malaysia (TDM) menggelar patroli bersama patok batas perbatasan kedua negara.

Patroli itu dilakukan di wilayah Kecamatan Badau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, yang berbatasan langsung dengan Lubuk Antu, Malaysia.

BACA JUGA: Ini Lho Mafia Tanah yang Korbannya Prajurit TNI hingga Anggota DPRD

"Patroli tersebut dilakukan untuk mengecek patok batas antara kedua negara, sehingga rutin dilakukan bersama-sama," kata Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Trk Bogani Letkol Arm Edi Yulian Budiargo kepada ANTARA di Badau, Kapuas Hulu, Jumat (3/2).

Edi mengatakan pihaknya juga melakukan pengecekan titik koordinat antara prajurit Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani bersama Tentara Diraja Malaysia.

BACA JUGA: Panglima TNI Mutasi 84 Jabatan, Brigjen Rafael Jabat Danpaspampres

Selain itu, tujuan dari patroli bersama juga untuk mencegah kegiatan ilegal di garis perbatasan Indonesia-Malaysia.

"Masing-masing personel baik dari pihak Satgas Yonarmed 19/105 Trk Bogani maupun dari Tentara Malaysia membawa data patok yang akan dicocokkan," kata Edi.

BACA JUGA: TNI AL Selamatkan KM Nuraini Jaya yang Rusak Akibat Diterjang Gelombang

Menurutnya, patroli gabungan itu pun dilakukan setiap pergantian personel dari TDM di Pos Gabma Nanga Badau, terutama di sejumlah patok batas yang terdapat di wilayah Kecamatan Badau,

Indonesia, yang berbatasan langsung dengan Distrik Lubuk Antu di Malaysia.

"Sebelumnya personel TDM yang bergabung di Pos Gabma Nanga Badau dari Batalyon 13 RAMD dan baru melaksankan pergantian oleh personel dari Batalyon 10 Rejimen Renjer Diraja (RRD),” kata Letkol Arm Edi Yulian. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler