Tolong, Diare di Provinsi Ini Tinggi Banget

Senin, 11 Juli 2016 – 01:17 WIB
Ilustrasi. Foto: Bulungan Pos

jpnn.com - TANJUNG SELOR – Diare masih menjadi penyakit paling banyak diderita warga Kalimantan Utara. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kaltara dari kabupaten/kota, Januari hingga Juni lalu penderita diare akut sebanyak 3.407 orang.

Sementara itu, yang menderita penyakit serupa influenza atau ILI sebanyak 2.217 orang. Sedangkan demam tifoid diderita sebanyak 932 orang.

BACA JUGA: 2 Hari Dapat Rp 80 Juta, Ternyata Masih Kurang

Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Diskes Kaltara Lukas Sarapang mengungkapkan, tingginya angka penyakit diare akut disebabkan kurangnya kesadaran menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Bahkan, ia melihat budaya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di kalangan masyarakat masih sangat minim.

BACA JUGA: Libur Sudah Panjang, Hari Ini Harus Ngantor

“Semestinya masyarakat bisa menerapkan cuci tangan pakai sabun sebelum makan, dan mengupayakan ketersediaan jamban di tiap rumah masing-masing,” ujarnya di laman Radar Tarakan, Minggu (10/7).

Menurutnya, tidak semua masyarakat memiliki jamban tiap rumah. Bahkan tak jarang memilih di pinggir sungai membangun jamban tersebut. Sementara, lanjutnya, banyak manfaat yang diperoleh jika menerapkan PHBS di lingkungan sekitar. (uno/fen/jos/jpnn)

BACA JUGA: Kabar Gembira buat PNS, Cair Lagi

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ribuan Warga Serbu Pantai Ini Selama Libur Lebaran


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler