Tragedi Asmara, Istri Menutup Mata saat Bercinta

Senin, 13 November 2017 – 14:23 WIB
Tragedi Asmara, Istri Menutup Mata saat Bercinta

jpnn.com, SURABAYA - Kejadiannya tujuh tahun yang lalu. Namun masih membekas hingga menjadi tragedi asmara bagi Donwori, 45.

Meski sudah punya anak dan membina rumah tangga selama 15 tahun, hal itu tak menjadi pertimbangan Donwori untuk menceraikan istrinya, Sephia, wanita asal Kelurahan Genteng, Surabaya, Jawa Timur.

BACA JUGA: Ketika Suami Selalu Memata-matai Istri

Persoalannya sepele. Hanya karena Sephia menutup rapat-rapat matanya ketika bercinta dengan Donwori.

Padahal itu dilakukan Sephia demi meladeni hasrat Donwori yang memang punya kelebihan dengan gigi maju ke depan alias tonggos.

BACA JUGA: Ada Uang Abang Disayang, tak Ada Uang Abang Ditendang

================================
Umi Hany Akasah - Radar Surabaya
================================

Sephia datang dengan wajah bingung. Ia masih tak percaya jika suami yang ia cintai tega menceraikannya.

BACA JUGA: Cintaku Ditikung Ayam Jago

Padahal, selama 15 tahun pernikahan mereka baik baik saja, Donwori pun tak pernah protes urusan apapun terhadap istrinya.

"Saya sih enggak ada masalah. Bingung saja ada surat undangan sidang ke PA. Suami pas aku tanya diam saja, aku jerit-jerit nangis dia malah minggat dari rumah. Aku bener- bener bingung," kata Sephia sembari menunggu sidang gugatan cerai di ruang tunggu PA Klas 1A Jl Ketintang Madya I, Surabaya, Jumat (10/11).

Bersama dengan adiknya, Sephia tampak mewek berkali-kali. Ia terlihat galau terlebih melihat nomor sidang gugatannya sudah dekat nomor sidangnya.

Tangannya makin kedinginan saat ia sudah dipanggil untuk sidang gugatan cerai.
Langkahnya pelan sembari menarik nafas panjang menuju ke ruang sidang 2 PA.

Proses sidang berlangsung 20 menit. Sephia dan Donwori keluar dengan wajah pucat.
Keduanya tak bertegur sapa. Donwori memalingkan kepala dan langsung keluar PA.
Sementara, Sephia terlihat lemas dan kemudian menangis lirik di pundak adiknya.

"Aku enggak percaya jadi kayak gini. Kirain enggak dimasukkan hati, tapi ternyata dia dendam," kata wanita yang bekerja sebagai resepsionis di kantor pengacara itu.

Diakui, selama menikah dengan Donwori, ia selalu menutup mata saat berhubungan badan.
"Saya emang enggak mau, dan saya akui waktu di kamar kalau takut dengan gigi mrongos-nya suami," kata Sephia dengan wajah polosnya.

Dengan pengakuan jujur itu, Sephia pun enggak membuka mata saat bercinta. Itu dilakukan untuk menjaga mood-nya saat bercinta.

Puncaknya, terjadi saat Donwori marah dan ingin istrinya membuka mata saat berciuman dengannya.

"Saya marah dan bilang enggak mau. Saya merem ajalah. Itu sudah terjadi 7 tahun laluan tapi kok sekarang yang dipermasalahkan," kata ibu dua anak itu.

Sephia masih tak percaya pula jika suaminya nekat meminta cerai seperti itu.

"Enggak pernah nyangka. Dulu kenalnya dia ngejar-ngejar aku, saya mau aja karena dulu ia sudah pegawai. Mapan lah istilahnya. Daripada enggak jelas ya saya mau saja nilah," kata dia.

Sementara itu, Donwori yang merokok di depan kantor PA tidak berkomentar apa-apa.
Wajahnya memang hampir mrongos, namun ia terlihat lebih menumbuhkan brengosnya sehingga mrongosnya tidak terlalu terlihat.

"Rahasia keluarga ya Mbak. Tapi, bagi saya seorang istri yang baik menerima kejelekan suaminya bukan malah emoh melihatnya," kata pegawai BUMN itu.

(jpnn/sb/han/jek/JPR)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dari Luar Manis, Di Dalam Ternyata Iblis


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler