Tragedi Hercules, Gubernur: Mereka Penerus Pembangunan Kepri!

Jumat, 03 Juli 2015 – 00:54 WIB
FOTO: Wahyudin/JAWA POS

jpnn.com - TANJUNGPINANG - Belasan mahasiswa asal Provinsi Kepri menjadi korban dalam tragedi kecelakaan Pesawat Hercules milik TNI AU di Jalan Ginting, Medan, Sumatera Utara Selasa (30/6). Tentu saja kejadian itu mengundang duka yang mendalam bagi Gubernur Kepri Muhammad Sani. Pasalnya, mereka tewas dalam kejadian itu adalah generasi-generasi yang akan meneruskan pembangunan Kepri kedepan.

"Tentu kita merasa sangat kehilangan, karena mereka ada putra-putri Kepri yang akan meneruskan pembangunan Kepri kedepannya," ujar Gubernur usai mengikuti sidang paripurna di Kantor DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (2/7).

BACA JUGA: Bupati Karo: Kayak Tarzan Jadinya

Ditegaskannya, ia telah memerintahkan tim dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, untuk melakukan fasilitasi dan membantu keluarga korban dalam melakukan verifikasi serta evakuasi bagi jenazah mahasiswa dan warga yang akan dibawa dan dikebumikan di Provinsi Kepri. 

"Kami sudah ada tim yang turun langsung ke lokasi. Saya juga sudah minta Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) ke Natuna," jelas Gubernur.

BACA JUGA: 12 Ribu Tenaga Pendamping Desa Segera Bertugas

Dijelaskannya, tim yang dibentuk tugasnya untuk membantu dan melakukan verifikasi sejumlah mahasiswa dan warga Kepri yang menjadi korban jatuhnya pesawat Hercules ini. Pihak yang melakukan ferivikasi langsung ke lapangan adalah dari Dinas Pendidikan Kepri.

"Saya sudah memerintahkan tim dari Dinas Pendidikan, untuk melakukan koordinasi dan memfasilitasi keluarga korban dalam identifikasi jasad korban mahasiswa serta warga Kepri di Medan," jelasnya lagi.

BACA JUGA: Soal Jatuhnya Hercules, Alasan Modernisasi ala Jokowi Dinilai Salah

Dari data jumlah mahasiswa yang menjadi korban, kata Sani, total jumlah mahasiswa asal Kepri yang menjadi korban tragedi Hercules di Medan, sebanyak 15 orang, dan hingga saat ini, baru 5 orang mahasiswa yang identitasnya dapat diidentifikasi bersama keluarga. 

Kelima mahasiswa Natuna yang sudah dapat diidentifikasi itu adalah Karminto, Alfin Syahroni, Robiyanto Wahyu, Riski Putra, Muzawir, dan saat ini diinformasikan sudah diurus oleh tim dan Kekerabatan Keluarga Natuna serta pihak keluarga di Rumah Sakit Adam Malik, Medan. 

"Kita masih tunggu keinginan pihak keluarga, kalau memang dievakuasi dan dikembalikan ke Natuna, akan kita bantu, dengan berkoordinasi dengan TNI AU, dan apapun yang menjadi keinginan pihak ‎keluarga korban akan kita bantu," tutup Gubernur.

Sebelum rapat sidang paripurna, Kamis (2/7) di Gedung DPRD Kepri, Gubernur Kepri dan Pimpinan DPRD Kepri menyampiakan belasungkawa yang mendalam atas musibah tersebut. (jpg)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kapolri Klaim Sudah Petakan Daerah Rawan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler