Transaksi e-Commerce pada 2020 Tembus Rp 1.850 Triliun

Selasa, 21 November 2017 – 01:17 WIB
Ilustrasi UMKM. Foto: Nur Chamim/Radar Semarang/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bakal menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi digital.

Transaksi melalui e-commerce juga dianggap menjadi jalan bagi usaha rintisan untuk lebih cepat memperbesar skala bisnis.

BACA JUGA: 6 Juta UMKM Diprediksi Bakal Go Digital pada 2020

Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun menjelaskan, pihaknya mendorong UMKM melakukan pemasaran lewat e-commerce.

 ”Pemasaran dengan cara ini adalah cara yang paling murah dan sederhana,” ujar Ikhsan, Minggu (19/11).

BACA JUGA: Fintech Jadi Solusi Pengembangan UMKM

Menurut dia, sampai saat ini, Akumindo telah mengarahkan langkahnya pada digitalisasi.

Namun yang menjadi catatan, lanjut Ikhsan, pemerintah juga harus melakukan asistensi dan monitoring kepada pelaku usaha. Sebab, tak semua UMKM melek teknologi.

BACA JUGA: Lebarkan Sayap Bisnis, Go-Jek Gandeng Pemkab Banyuwangi

Ketua Komite Tetap Bisnis Digital E-Commerce dan Pengembangan Startup Kadin Indonesia Shinta Witoyo Dhanuwardoyo memperkirakan transaksi e-commerce pada 2020 mencapai Rp 1.850 triliun.

Angka itu naik sembilan kali lipat jika dibandingkan dengan transaksi e-commerce Indonesia pada 2015 yang nilainya Rp 200 triliun.

”Target 2020 itu, ada enam juta UMKM go digital dan yang berkemampuan e-commerce naik menjadi 10–12 persen,” ujar Sintha yang juga CEO PT Bubu Kreasi Perdana.

Terpisah, Konsul Politik dan Ekonomi Kantor Konjen AS di Surabaya Brian Jungwiwattanaporn menuturkan, bisnis online di Indonesia tiga kali lebih pesat dibanding perusahaan konvensional.

”Indonesia adalah salah satu negara di Asia yang tingkat pertumbuhan e-commerce sangat tinggi,” katanya.

Community Management Bukalapak Mujib Burrohman juga menuturkan, bisnis lewat e-commerce dapat dilakukan dengan modal kecil dengan pasar yang lebih luas.

”Sehingga memang seolah tidak bekerja, tetapi tetap memiliki penghasilan,” ujarnya.

Direktur E-Business Kemenkominfo Azhar Hasyim menyatakan, sampai 2020 nanti, pemerintah menargetkan mampu menciptakan 1.000 start-up digital.

Dia menambahkan, saat ini pengguna internet di Indonesia sekitar 41 persen.

”Ini menjadi modal besar bagi Indonesia untuk terus mengembangkan bisnis berbasis digital,” ungkapnya. (agf/car/c21/sof)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mandiri Target Kredit Mikro Naik 24 Persen


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
e-commerce   UMKM   Bukalapak  

Terpopuler