Triwulan I 2021, Laba Bersih GRP Capai Rp105 Miliar

Rabu, 09 Juni 2021 – 20:40 WIB
PT Gunung Raja Paksi (logo). Foto dok Gunung Raja Paksi

jpnn.com, JAKARTA - PT Gunung Raja Paksi (GRP) berhasil membukukan kinerja positif di kala pandemi.

Pada triwulan pertama 2021 misalnya, industri baja nasional tersebut berhasil mencetak laba bersih USD 7.40 juta atau sekitar Rp105,415,220,000.

BACA JUGA: Nikita Mirzani dan Nindy Ayunda Live Instagram di Saat Bersamaan, Makin Panas!

“Capaian ini membuat kami optimistis mencapai target 2021,” ujar Chief Financial Officer GRP Budi Raharjo Legowo dalam keterangannya, Rabu (9/6).

Budi menjelaskan, GRP memang menargetkan peningkatan laba bersih pada tahun fiskal 2021.

BACA JUGA: Gunung Raja Paksi Ekspor Baja ke Kanada USD 4,7 Juta

Jika pada tahun fiskal 2020, perusahaan mengalami rugi bersih USD 8.9 juta, maka pada tahun fiskal 2021, laba bersih yang diproyeksikan lebih dari USD 20 juta.

“Kami bersyukur, tanda-tanda pemenuhan target sudah terlihat pada triwulan pertama ini,” seru Budi.

BACA JUGA: Ingatkan Para Orang tua, Komnas Anak: Pilihlah Produk Kemasan Plastik Berizin BPOM

Menurut Budi, kinerja positif pada triwulan pertama 2021 tersebut, juga didukung pasar domestik yang mulai bangkit.

Di mana sektor infrastruktur dan manufaktur yang merupakan industri konsumen produk baja.

Selain itu, guna mendukung kinerja, perusahaan juga terus berusaha mengembangkan penjualan baja ke mancanegara.

Selama ini, sejumlah negara yang menjadi pasar ekspor GRP antara lain Kanada, Malaysia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat.

“Untuk ekspor, target kami setidaknya sama seperti tahun lalu, yaitu sekitar 5 persen dari total penjualan bersih perusahaan,” urai Budi.

Pada 2021 GRP menyediakan belanja modal atau capital expenditure (Capex) sebesar USD 60 juta.

Dana tersebut rencananya dipakai untuk meningkatkan (upgrade) fasilitas produksi Light Section Mill (LSM) and Medium Section Mill (MSM).

“Hingga saat ini, progres penyerapan capex sudah mencapai sekitar 30%. Project LSM sudah tahap final pengiriman parts dari luar negeri. Sedangkan project MSM dalam tahap final negosiasi dengan equipment vendor, yang akan dilanjutkan dengan tahap awal negosiasi dengan financier,” jelas Budi.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PT PP Rilis Penawaran Obligasi dan Sukuk dengan Target Dana Rp4 Triliun


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler