Tugu Kuntilanak, Bikin Takut Kunjungi Pontianak?

Minggu, 22 Januari 2017 – 07:57 WIB
PENAMPAKAN. Salah satu meme yang beredar di media sosial tentang Tugu Kuntilanak. Foto: FACEBOOK DENY DENY

jpnn.com - jpnn.com - Rencana pembangunan tugu kuntilanak setinggi 100 meter yang berlokasi di tepian Sungai Kapuas dekat Jembatan Kapuas I, Kalimantan Barat, terus menuai polemik.

Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Zulkarnaen Siregar, SH angkat bicara soal wacana pembangunan tugu kuntilanak yang digulirkan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalbar, Kartius, itu.

BACA JUGA: Tugu Kuntilanak, Setujukah Anda?

“Mungkin pernyataan yang diucapkan Pak Kartius itu hanya sekadar guyonan, tidak serius. Kalau pun diseriuskan Pak Kartius, tidak mungkin Walikota mau. Karena tidak wajarlah kalau dibikin tugu kuntilanak. Kalau memang ada kuntilanak, ngape ndak bikin antu bangket,” ujar Zulkarnaen Siregar di Gedung DPRD Provinsi Kalbar, seperti diberitakan Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group).

Semestinya, wakil rakyat asal Dapil Kota Pontianak itu menuturkan, pemerintah membangun tugu yang sesuai dengan sejarah Kota Pontianak. Misalnya Tugu Khatulistiwa.

BACA JUGA: Pak, Mengapa Kuntilanak? Rambut Terurai tapi Itu Hantu

“Kalau kita bikin tugu yang aneh-aneh nanti seolah-olah Kota Pontianak ini berhantu serta menimbulkan kesan angker sehingga menakutkan anak-anak sekolah yang masih belum tahu apa itu kuntilanak,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, legislator Partai Golkar ini menyebut, daripada membangun tugu kuntilanak lebih baik membangun tugu meriam karbit yang sudah terkenal hingga ke penjuru Nusantara.

BACA JUGA: Wali Kota tak Mau Dengar Cerita Kuntilanak

Apalagi setiap menyambut bulan puasa Ramadan hingga malam Lebaran Idul Fitri digelar Festival Meriam Karbit di sepanjang Sungai Kapuas.

“Saya kira tugu meriam karbit lebih baik ketimbang tugu kuntilanak yang hanya akan menimbulkan kesan angker bagi Kota Pontianak. Jangan suke ngade-ngadelah,” selorohnya.

Selain menggagas pembangunan tugu meriam karbit, Zulkarnaen Siregar juga mengusulkan pembangunan tugu lancang kuning.

Mantan calon walikota Pontianak ini menuturkan, terkadang pemikiran seseorang itu bisa saja lucu.

Meskipun demikian, mestinya keberadaan pers juga penting dalam melihat suatu gagasan maupun perspektif melalui kaca mata yang positif.

“Pers harus bisa menyejukkan suasana. Boleh jadi Pak Kartius mewacanakan ini hanya sebatas guyonan sehingga tidak perlu ditanggapi secara serius. Apalagi berlebihan,” ingatnya.

Semestinya, wakil rakyat yang terhormat ini menuturkan, dengan anggaran yang terbilang cukup besar untuk membangun tugu tentunya pemerintah harus bisa berpikir secara luas.

Sehingga pembangunan tugu yang dilakukan bisa meningkatkan potensi pariwisata yang dimiliki Kota Khatulistiwa sekaligus mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Kalau bicara tugu kuntilanak kan hantu. Nanti orang malah takut pula mau ke Pontianak. Atau nanti orang ke Pontianak malah mau mencari hantu kuntilanak. Mana pulak bisa ketemu. Oleh karena itu, saya kira masyarakat tidak perlu terlalu berlebihan dalam menyikapi wacana ini. Karena saya yakin Pak Kartius hanya bergurau,” ujar Zulkarnaen Siregar. (zai)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tugu Kuntilanak 100 Meter Dekat Jembatan, Hihihihihihi


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler