Tunggakan SPP Belum Lunas, Ijazah Ditahan Pihak Sekolah

Senin, 12 Februari 2018 – 20:09 WIB
Ilustrasi.Foto: dokumen JPNN

jpnn.com, BANDAR LAMPUNG - Sejumlah alumni SMKN 7 Bandarlampung mengaku ijazah mereka ditahan pihak sekolah lantaran belum melunasi tunggakan uang SPP.

’’Belum diambil mas, belum ada uangnya,” ujar salah satu siswa berinisial CF kepada Radar Lampung (Jawa Pos Group) hari ini.

BACA JUGA: Lampung Bisa jadi Sentra Ekonomi Baru di Sumatera

CF mengaku tunggakan biaya sekolah yang belum dibayar sekitar Rp 700 ribu.

Dia pernah mencoba memberanikan diri untuk meminjam ijazahnya. Namun, pihak sekolah sama sekali tak memiliki rasa iba.

BACA JUGA: BNNP Lampung Pastikan Miskinkan Para Bandar Narkoba

Dia pun harus pulang dengan tangan hampa. Yang disesalkannya, untuk meminta salinan fotokopi ijazah pun tak diberi.

’’Walau cuma fotokopi ijazah, belum boleh semua sebelum lunas SPP,” kata alumnus SMKN 7 Bandarlampung tersebut.

BACA JUGA: Tragis, Bapak dan Putrinya Tewas Disambar Kereta Api

“Selain saya, ada sekitar 30 siswa yang ijazahnya belum bisa diambil,” tambah CF.

Padahal, meski hanya fotokopi, dirinya mengaku sangat memerlukannya. Salah satunya adalah untuk mencoba peruntungan mendaftar kerja.

’’Jadi ya sekarang menganggur di rumah. Mau daftar kerja untuk ngumpulin biaya kuliah nggak bisa karna ijazah masih ketahan sekolah,” sesalnya. Kini, dirinya hanya sebatas membantu ibunya berjualan makanan.

Sementara, saat Radar mencoba mendatangi sejumlah sekolah lainnya, beberapa sekolah mengaku penyebab tertahannya ijazah karena belakangan terjadi keterlambatan ijazah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sekitar lima tahun belakangan, ijazah kelulusan siswa datang 2-3 bulan setelah kelulusan.

Siswa pun akhirnya terpaksa hanya mengantongi Surat Keterangan Lulus (SKL) pengganti ijazah sementara dari sekolah. Hal ini juga membuat banyak ijazah akhirnya menumpuk di sekolah. Sebab siswa yang telah lulus kebanyakan merantau untuk bekerja atau menempuh pendidikan yang lebih tinggi.

’’Sudah beberapa tahun belakangan ini (ijazah telat datang, Red). Ijazah alumni tahun kemarin juga masih ada memang yang belum diambil,” kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 9 Bandarlampung Vira Murti Adhi.

Menurut dia, dari 270 ijazah yang dikeluarkan untuk lulusan tahun 2017 lalu, saat ini masih ada sekitar 70 ijazah yang belum sempat diambil. ’’Tapi memang sampai kemarin masih ada alumni yang datang untuk mengambil ijazah,” tambahnya.

Ditanya alasan ijazah datang tidak tepat waktu, Vira mengaku tidak tau pasti, sebab pembuatan ijazah langsung ditangani pemerintah pusat. Tetapi, menurut Vira, mungkin permasalahan ada pada waktu kelulusan siswa yang lebih awal.

’’Kemungkinan karena pelaksanaan ujiannya lebih cepat, sehingga siswa juga mendapatkan pengumuman kelulusan lebih cepat. Sehingga ketika ijazah dibagikan, itu rasanya sudah lebih terlambat dari tahun ajaran yang sudah lewat,” katanya.

Ijazah sendiri baru datang dan dibagikan sekitar bulan Juli, dan belum memasuki tahun ajaran baru. Tetapi karena kebanyakan lulusan telah memiliki kesibukan seperti bekerja atau kuliah di luar Lampung, banyak ijazah yang menumpuk di sekolah.

Vira mengatakan, sekolah sendiri bisa menyimpan ijazah yang belum diambil maksimal hingga 10 tahun lamanya. Hingga saat ini, kata dia, sekolah masih berupaya untuk menghubungi alumni yang belum sempat mengambil ijazah melalui media sosial atua melalaui informasi dari mulut ke mulut. (ega/sur/c1/sur)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Divpropam Polri Siapkan Sanksi untuk Kapolres Way Kanan Penghina Wartawan


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler