Tunjangan Ngadat, Tenaga Kependidikan UNP Ancam Mogok

Sabtu, 22 April 2017 – 00:24 WIB
Juru bicara perwakilan puluhan tenaga kependidikan Universitas Negari Padang (UNP) berunjuk rasa menuntut pembayaran tunjangan kinerja yang tidak dibayarkan selama Januari dan Februari 2017. Mereka mengancam akan mongok kerja bila sampai Selasa (25/4) tunjangan tersebut tidak dibayarkan. Foto: SY Ridwan/Padang Ekspres/JPNN.com

jpnn.com, PADANG - Puluhan tenaga kependidikan Universitas Negari Padang (UNP) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung rektorat kemarin (21/4) dimulai pukul 10.00.

Mereka menuntut pembayaran tunjangan kinerja yang tidak dibayarkan selama Januari dan Februari 2017.

BACA JUGA: Dorong Pendidikan Vokasi di Daerah Tujuan Wisata

Mereka mengancam akan mongok kerja bila sampai Selasa (25/4) tunjangan tersebut tidak dibayarkan.

Adnal selaku orator dalam aksi tersebut menyatakan tenaga kependidikan menuntut pembayaran tunjangan kinerja Januari-Februari 2017.

BACA JUGA: Duh, Ratusan Guru SMA-SMK mau Mogok Ngajar

“PTN di bawah lingkup Kemenrisetdikti seperti Unand, Politeknik, Politani, Kopertis X sudah menerima tunjangan kinerja selama dua bulan. Sedangkan tunjangan kinerja kami pada Januari-Februari 2017 belum dibayar. Begitu pula remunerasi,” tegasnya di depan gedung rektorat UNP.

Adnal menyatakan ini bentuk keteledoran manajemen UNP dalam mengurus tunjangan yang sudah ada dalam anggaran Kemenristekdikti 2016.

BACA JUGA: Sikap FSGI terhadap Kasus Amel di SMKN 3 Padangsidimpuan

“Tenaga kependidikan ini sekitar 500 orang tersebar di fakultas-fakultas. Sampai hari ini (kemarin, red) belum menerima tunjangan kinerja. Sampai hari ini rektor belum bisa memberikan kepastian, sementara PTN lain sudah menerima,” tandasnya.

Sementara itu Rektor UNP Ganefri menyatakan sampai kemarin pihaknya belum menerima uang tunjangan yang menjadi tanggung jawab Kemenrisetdikti tersebut.

Namun, pihaknya berjanji segera mengurus dan segera membayarkan hak tenaga kependidikan di UNP.

“Kami dari pihak rektorat belum menerima pencairan dana dari Kemenrisetdikti. Namun, kami segera mengurus dan membayarkan tunjangan tenaga kependidikan itu. Kami janji dalam bulan ini permasalahan tersebut diselesaikan,” tegasnya di depan semua pendemo.

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres (Jawa Pos Group), rata-rata tunjangan kinerja tenaga kependidikan berkisar sekitar Rp 2 juta, untuk Januari dan Februari.

Tenaga kependidikan UNP dalam aksi tersebut juga menyatakan akan melakukan mongok massal apabila sampai hari selasa depan Tukin mereka tidak dibayarkan. Massa aksi membubarkan diri pukul 11.00. (cr18)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Aturan Aneh..Tak Lulus UAS, Siswa Didenda Beli Keramik


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler