Tuntut Kompensasi, Warga Duduki PT Medco

Rabu, 28 Juli 2010 – 10:07 WIB
MUSIRAWAS – Ratusan warga Desa Sungai Bunut, Kecamatan BTS Ulu, Mura menggelar aksi damai di Booster PT Medco Gunung KembangDalam aksi dama yang berlangsung sekitar tiga hari itu, warga menuntut dana kompensasi penggantian lahan yang digunakan PT Medco

BACA JUGA: Limbah Exxon Cemari Lingkungan Aceh

"Sebagian tanah warga Desa Pangkalan Tarum memang sudah diganti, tapi sebagian besar tanah warga Sungai Bunut belum mendapat dana kompensasi
Padahal status tanah sama dan lokasi berdekatan

BACA JUGA: Kelelahan, Penumpang Batavia Air Melahirkan di Bandara Hang Nadim

Kami hanya menuntut keadilan PT Medco,” kata Koordinator Aksi, Rusidi, Selasa (27/7)


Massa yang ada sebagian masuk ke dekat mesin booster PT Medco, bahkan ada yang duduk di pos penjagaan

BACA JUGA: Rawan Penyelundupan, Batam Dilarang Impor Beras

Puluhan aparat kepolisian dipimpin Kapolsek BTS Ulu, AKP Nasution terlihat berjaga-jaga"Kami akan bertahan dan menduduki booster PT Medco  sampai adanya solusi PT Medco terhadap tuntutan yang kami ajukan,” katanya.

Dikatakannya, tuntutan dana kompensasi sudah pernah diajukan bulan lalu tapi tak ada tanggapanJika tak ada kata kesepakatan, massa mengancam tak akan membuka pagar pintu masuk booster.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Imam Sachroni mengatakan apa yang dilakukan masyarakat sah saja‘’Mereka berdemo secara damai, kita tetap melakukan
penjagaanKarena booster PT Medco merupakan alat vital,” katanya.

Sejauh ini, lanjutnya, belum ada penambahan personel"Semuanya terkendali dan massa melakukan aksi demo damaiJadi tak perlu menerjunkan personel, cukup dari polsek setempat,” ujarnya.

Humas PT Medco, Susanto mengatakan ganti rugi yang diinginkan warga sudah dilakukan semuanya"Lahan yang mereka klaim belum diganti rugi, pada zaman Exspan Nusantara dulu, sudah diganti rugiTetapi masyarakat belum merasa adil, lantaran ada yang diganti rugi dengan nilai berbeda," ujarnya.
 
Dikatakannya, aksi ini tak menghambat Medco beroperasi"Booster yang diduduki massa, juga masih beroperasi," ujarnya saat mendatangi Polres.(07/fuz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Angka Gizi Buruk Mencemaskan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler