Uhamka & Sofia University Sepakat Mendirikan Pusat Transformasi, Fokus Islam Moderat 

Minggu, 26 November 2023 – 12:00 WIB
Rektor Uhamka, Prof. Dr. Gunawan Suryoputro.M.Hum., meyanpaikan kesepakatan baru antara Uhamka dan Sofia University. Foto Humas Uhamka

jpnn.com, JAKARTA - Sofia University dan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka) difasilitasi KBRI Bulgaria sepakat membentuk Pusat Transformasi Antaruniversitas (Ad Intern University Transformation Center). 

Kesepakatan itu untuk memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Bulgaria serta mendukung riset yang bermakna dalam dua bidang penting, yaitu Islam moderat serta kepemimpinan wanita dalam pendidikan dan sains

BACA JUGA: Universitas Budi Luhur dan Sudinkes Jakarta Selatan Gelar Puncak Peringatan HKN ke-59

Acara penandatanganan perjanjian kerja sama itu dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari kedua universitas.

Dari pihak Uhamka, Rektor Uhamka, Prof. Dr. Gunawan Suryoputro.M.Hum, Sekretaris Uhamka, Emaridial Ulza, MA serta Kepala Lembaga Kerja sama dan Publikasi Uhamka Prof. Herri Mulyono. 

BACA JUGA: Uhamka Ajak Mahasiswa Sofia University Kuliah di Indonesia

Sementara itu, Rektor Sofia University, wakil rektor, dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Pendidikan, serta sejumlah profesor yang akan terlibat dalam penelitian ini turut serta dalam penandatanganan perjanjian. 

Pusat Transformasi Antaruniversitas ini bertujuan untuk menjadi pusat keunggulan dalam riset tentang Islam moderat dan peran penting wanita dalam pendidikan serta sains.

BACA JUGA: Uhamka Beri Penghargaan kepada Alumnus yang Jadi Sukarelawan Indonesia di Palestina

Kedua universitas akan bekerja sama dalam pelaksanaan penelitian serta pertukaran ilmu dan pengetahuan guna menghasilkan wawasan yang lebih dalam dalam kedua bidang tersebut. 

"Kerja sama ini adalah langkah maju dalam pengembangan kapasitas riset di Uhamka dan juga dalam memperkuat hubungan internasional kami," kata Rektor Uhamka Prof. Gunawan Suryoputro., M.Hum., dalam keterangan resminya, Minggu (26/11).

Dengan fokus pada Islam moderat dan peran wanita dalam pendidikan dan sains, Rektor Gunawan berharap pusat ini akan memberikan kontribusi berharga bagi masyarakat global.

Ketua Lembaga Kerja sama Internasional dan Publikasi Prof. Heri Mulyono menambahkan Pusat Transformasi Antaruniversitas ini adalah langkah kongkret dari hasil rencana yang sudah dikembangkan melalui rencana strategis Uhamka.

Gayung bersambut Sofia University sangat tertarik dan siap untuk melakukan pengembangan Pusat Transformasi yang akan dijadwalkan  rampung dalam waktu satu tahun. 

Selama periode ini, ujarnya, akan disiapkan pula sejumlah dosen-dosen dari Uhamka yang akan menjalani studi posdoktoral dan melanjutkan studi doktor di Sofia University.

"Hal ini akan memperkuat kolaborasi antara kedua universitas dan memperluas wawasan dosen-dosen Uhamka," terangnya.

Selain bidang riset, Prof. Gunawan mengatakan kerja sama ini juga mencerminkan sejarah panjang hubungan antara Bulgaria dan Indonesia yang makin memperkaya keragaman penelitian di kedua negara.

Dengan memahami konteks historis dan kultural masing-masing, pusat transformasi ini diharapkan dapat menghasilkan riset yang lebih kontekstual dan bermakna bagi kedua negara. 

"Kerja sama ini adalah langkah berani dan ambisius yang akan membawa manfaat jangka panjang bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik tentang Islam moderat  dan peran penting wanita dalam pendidikan dan sains," ucapnya.  

Sebagai universitas milik Muhammadiyah misi islam moderat sangat penting digalakan sebagai bentuk paham agama yang berlandaskan Al-Qur’an dan hadis. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Prof Gunawan Ungkap Kemajuan Uhamka di Momen Milad ke-66


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler