Ulama Se-Tangerang Dukung Kembali Atut

Selasa, 24 Mei 2011 – 17:42 WIB

TANGSEL - Sekitar 150-an ulama se-Tangerang yang meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan mengeluarkan petisi atau pernyataan sikap terkait sikap politik menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten yang akan diselenggarakan Oktober tahun iniPara ulama yang tergabung dalam Forum Ulama, Cendekiawan dan Tokoh Masyarakat  Tangerang ini menginginkan agar ke depan gubernur yang terpilih harus menjadikan kebutuhan dasar di Banten bisa lebih baik.

Di dalam petisi yang dibacakan Koordinator Forum dari perwakilan ulama Kabupaten Tangerang KH Maimun Ali, memuat beberapa poin penting.  Di antaranya, menggagas formulasi atau konstruksi kepemimpinan yang kokoh sehingga program kerja pembangunan Banten ke depan bisa bisa terlaksana dengan baik

BACA JUGA: Marzuki tak Larang Nazaruddin Blak-Blakan

“Komposisi pasangan kepala daerah ke depan haruslah disesuaikan dengan karateristik masyarakat Banten,” jelasnya

Menurut Maimun, pasangan yang cocok dengan pemikiran tersebut adalah Ratu Atut Chosiyah dengan HM Shalet MT
Keduanya menurut dia, sangat tepat pula dengan karateristik atau kultur budaya masyarakat Banten

BACA JUGA: Nazaruddin Dicopot, Suasana Diharap Kondusif

Dengan dipilihnya Shaleh MT sebagai calon wakil gubernur (wagub), paling tidak akan memberikan konstribusi politik yang tujuannya adalah perimbangan kepentingan secara wilayah, yakni Banten wilayah barat dan Banten wilayah Timur


“Sebagaimana kita ketahui, bahwa Banten wilayah Timur yakni Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangsel 65 persen memberikan konstribusi sektor ekonomi

BACA JUGA: Jika Tak Bersalah, Nama Baik Nazaruddin Dipulihkan

Ditambah lagi dengan kapasitas sumber daya manusia yang mumpuni, dan penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar,” kata KH HM Saidi, Koordinator Forum perwakilan Kota Tangsel pada kesempatan yang sama

Pilihan terhadap Shaleh MT bukan tanpa dasarMenurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangsel tersebut, sosok Shaleh MT merupakan birokrat ulung yang pernah berhasil menjalani tugasnya sebagai Penjabat (Pj) Walikota TangselHal tersebut menjadi bukti, bahwa sosok Shaleh MT juga memiliki indicator yang sangat besar terhadap eskalasi politik untuk pencapaian atau perolehan suara“Paling tidak Pak Shaleh MT sangat tepat menjadi mediator kepentingan antara pemerintah pusat dengan pemprov Banten sendiriKepentingannya tak lain adalah ekonomi dan politik,” jelasnya.

Koordinator Forum lainnya, KH Bunyamin, perwakilan ulama dari Kota Tangerang menambahkan, bahwa apa yang menjadi isi petisi merupakan hasil kajian para ulamaBentuk dukungan ini bukan bentuk keterlibatan para ulama dalam politik, akan tetapi para ulama lebih melihatnya kepada kriteria calon pemimpin Banten ke depanDengan mempertimbangkan segala dampak-dampak positifnya

“Jadi jangan dianggap pernyataan sikap ini sebagai wujud ulama berpolitik, bukan-bukan ituTapi kami lebih mengaspirasikan kepentingan masyarakat, karena selama ini banyak persoalan kepentingan publik yang perlu dimaksimalkan,” ujarnya(son/awa/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pimpinan DPR Persilakan BK Periksa Nazaruddin


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler