UN SMK Lebih Awal, 3 April

Selasa, 28 Februari 2017 – 12:38 WIB
Siswa sedang mengikuti UNBK. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meninjau kesiapan penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) 2017.

Dalam rangkaian kunjungan kerja ke Surabaya, Sidoarjo dan Mojokerto, Muhadjir menyaksikan proses produksi dan memastikan kualitas cetak dan kesiapan distribusi soal-soal UN di percetakan Jasuindo Tiga Perkasa, Kota Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur.

BACA JUGA: Wuihh... Ombudsman Bakal Awasi UN dan USBN

"Tahun ini kami tingkatkan keamanan dan distribusi soal-soal UN, karena itu kami bekerja sama dengan Ombudsman untuk mengawal pelaksanaan UN," kata Muhadjir, Selasa (28/2).

Dia berpesan kepada percetakan untuk memastikan kualitas pengemasan paket-paket soal, khususnya yang dikirimkan ke kabupaten dengan kondisi geografis yang menantang seperti Maluku Utara yang wilayahnya terdiri dari kepulauan.

BACA JUGA: Ternyata, Siswa Program Paket B dan C tak Wajib UNBK

Percetakan Jasuindo Tiga Perkasa bertanggung jawab pada penyediaan soal untuk Regional V wilayah Propinsi Banten, Jawa Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Selain Jasuindo, terdapat empat perusahaan percetakan yang juga mendapatkan tugas mencetak naskah soal UN.

BACA JUGA: Menteri Tinjau Persiapan Simulasi UNBK

Di antaranya Temprina Media Grafika untuk Region 1 dan 2, Ghalia Indonesia untuk Region 3, dan Adi Perkasa Makassar untuk Region 4.

Selain menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), pemerintah juga menggunakan metode berbasis kertas dan pensil (UNKP).

UNKP diperuntukkan bagi sekolah yang belum memenuhi standar penyelenggaraan UNBK karena faktor teknis, baik kesiapan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi (TIK) maupun sumber daya listrik.

Selain itu, UNPK juga dilaksanakan sekolah yang memiliki siswa peserta UN dengan kebutuhan khusus.

Direktur Jasuindo Hendra Susanto menyampaikan, saat ini soal UN untuk SMA dan SMK untuk Papua dan Papua Barat sudah dikirimkan ke ibukota propinsi.

"Saat ini soal untuk SMP sudah selesai cetak dan memasuki tahap penyelesaian," ujarnya.

Berdasarkan data Kemendikbud, sekitar 7,7 juta siswa dari berbagai jenjang siap melaksanakan UN di tahun 2017.

Sesuai data Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) per 22 Februari 2017, terdapat 3,8 juta peserta UN (49,4%) dari semua jenjang akan melaksanakan ujian dengan menggunakan kertas dan pensil.

Sesuai dengan Prosedur Operasi Standar (POS), UN akan diselenggarakan pada tanggal 10 sampai dengan 13 April 2017 untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).

Tanggal 2 sampai dengan 8 Mei untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sedangkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan menyelenggarakan UN lebih awal pada 3 sampai 6 April 2017. ‎(esy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Siap-siap, Program Paket C Juga Wajib UNBK


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler