Seusai Dampingi Presiden, Mensos Risma Saksikan Pencairan Bansos PKH dan BPNT

Rabu, 08 Desember 2021 – 18:04 WIB
Mensos Tri Rismaharini bersama Presiden Joko Widodo di sela-sela kegiatan penyerahan bansos pada Rabu (8/12). Foto: Humas Kemensos.

jpnn.com, SINTANG - Setelah mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam penyerahan bansos, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini bergerak menuju kantor Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Mensos menyaksikan secara langsung pencairan bantuan sosial.

BACA JUGA: Kemensos Raih Penghargaan Penerapan Sistem Merit ASN dengan Kategori Sangat Baik

Dalam kegiatan ini, perwakilan peserta program keluarga harapan (PKH) dan penerimaan bantuan pangan nontunai (BPNT) atau sembako hadir.

Peserta PKH mencapai 49 KPM dan 28 KPM BPNT atau sembako.

BACA JUGA: Tiga Balai Kemensos Tangani Anak Disabilitas Korban Kekerasan di Sukabumi

Mensos Risma meminta perwakilan bank-bank milik negara sebagai bank penyalur agar bantuan untuk KPM yang lanjut usia dicairkan lebih dulu.

Risma tampak menyapa satu per satu KPM yang menerima bantuan dan memberikan pesan-pesan khusus.

BACA JUGA: Kemensos Berikan Pendampingan Siswi SMP Korban Kekerasan Seksual

’’Dicairkan semua ya, Bu. Diambil semua saja untuk kepentingan dan kebutuhan ibu-ibu. Uangnya dihitung ya, jangan sampai nilainya kurang,’’ kata Risma Rabu (8/12).

Risma juga berpesan agar bantuan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.

’’Tidak boleh untuk membeli rokok atau minuman keras,’’ katanya.

Mensos Risma mengajak pemerintah daerah untuk terus meningkatkan akurasi data.

’’Karena data dinamis. Ada yang pindah. Ada yang meninggal atau mungkin sudah berubah klaster,’’ kata Risma.

Dalam kesempatan mendampingi presiden, Risma menyerahkan beberapa bantuan secara simbolis.

Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) diberikan kepada kelompok rentan.

Yakni, penyandang disabilitas, lanjut usia, yatim, piatu, dan yatim piatu.

Atensi total senilai Rp 54.270.500.

Bantuan perlindungan korban bencana alam berupa 9 perahu karet senilai Rp 69.800.000 dan mesin tempel 2 unit senilai Rp 86.020.000.

Selain itu, mobil dapur umum lapangan (dumlap) 1 unit Rp 540.187.505 dan sembako 1.000 paket senilai Rp 242.605.000 diserahkan secara simbolis.

Total bantuan mencapai Rp 938.612.505.

Terkait penanganan dampak bencana, Kementerian Sosial (Kemensos) telah bergerak cepat memberikan penanganan.

Melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana), Kemensos bekerja sama dengan unsur-unsur penanganan bencana.

Hal itu dilakukan untuk mendata masyarakat terdampak bencana, mengevakuasi kelompok rentan dari tempat kurang aman ke tempat aman, membuka dapur umum, dan mendistribusikan bantuan logistik.

Mensos Risma hadir dua kali, termasuk hari ini, untuk memastikan masyarakat terdampak bencana menerima bantuan.

Terkait kehadiran presiden, Mensos Risma hadir di Kabupaten Sanggau dan Sintang untuk mengecek kesiapan lumbung sosial.

Di Kabupaten Sintang, Mensos Risma kondisi lumbung sosial di Sekretariat Badan Kerja Sama Antardaerah (BKAD) di dekat kantor Kecamatan Tebelian, Kabupaten Sintang.

Menjelang sore, Mensos mengecek kesiapan lumbung sosial di Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang. (mrk/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur : Tarmizi Hamdi
Reporter : Tarmizi Hamdi, Tarmizi Hamdi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler