Usai Ditusuk, Syekh Ali Jaber Ternyata Sempat Melindungi Pelaku Agar Tidak Diamuk Massa

Rabu, 16 September 2020 – 19:46 WIB
Syekh Ali Jaber saat memberikan keterangan pers di depan awak media. Senin (14/9). Foto: ANTARA/Dian Hadiyatna

jpnn.com, JAKARTA - Pendakwah Syekh Ali Jaber mengaku tidak menyimpan dendam kepada Alpin Andrian pelaku yang menusuknya saat mengisi ceramah di Lampung, Minggu (13/9/2020).

Syekh Ali Jaber bahkan mencoba melindungi pelaku saat hendak diamuk massa di lokasi pengajian.

BACA JUGA: Pasutri Pengendara Mobil Mewah Ini Mencurigakan, Lantas Dicegat Polisi, Ketika Diperiksa Ternyata

"Saya langsung bilang, jangan," kata Syekh Ali Jaber dalam dalam podcast Deddy Corbuzier terbaru, Rabu (16/9/2020).

"Sebagai manusia, tapi pada saat itu Syekh lihat darah pasti marah dong?," tanya Deddy Corbuzier.

BACA JUGA: Pengunjung Titip Sayur Tahu ke Penghuni Lapas, Tak Disangka Isinya Barang Terlarang

Syekh Ali Jaber kembali memberi jawaban yang mengejutkan menyusul pertanyaan Deddy Corbuzier.

Dia mengaku tetap tenang dan merasa santai beberapa saat setelah ditusuk.

BACA JUGA: Irjen Argo: Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Terancam Hukuman Mati

"Saya jujur saja, di saat kejadian ini enggak tahu ya, rasa saya tenang, jiwa saya adem, enggak merasa gelisah, trauma, santai. Justru yang saya pikirkan menyelamatkan dia," beber Syekh Ali Jaber.

Tidak hanya itu, Syekh Ali Jaber mengaku kasihan melihat pelaku yang nyaris dihakimi massa.

Oleh sebab itu, dia meminta jemaah tidak main hakim sendiri.

"Kasihan, dia memang salah tetapi bukan begitu caranya," imbuhnya.

Seperti diketahui, Syekh Ali Jaber menjadi korban penusukan di Lampung pada Minggu (13/9) sore.

Syekh Ali Jaber ditusuk orang tidak dikenal saat menyampaikan ceramah dalam sebuah pengajian di Masjid Fallahudin, Lampung.

BACA JUGA: Serang Polisi dengan Badik, RB Langsung Ditembak Mati

Berdasarkan informasi, pelaku penusukan Syekh Ali Jaber diketahui bernama A Alfian Andrian yang diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Pihak kepolisian masih menyelidiki motif pelaku. (ded/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Dedi Yondra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler