Usai Pesta, Gadis Digilir Tiga Brandal

Selasa, 04 Oktober 2011 – 09:39 WIB

TIMIKA- Sungguh malang nasib  Bunga (samaran)Setelah mengikuti pesta yang diadakan di Nayaro tempat tinggalnya, Sabtu (1/10) dini hari sekitar pukul 02.00 WIT, gadis berusia 21 tahun tersebut diperkosa dan sempat aniaya oleh sekelompok orang di salah satu rumah kosong yang ada di Nayaro.

Senin (3/10) siang sekitar pukul 13.30 WIT, Bunga ditemani tiga orang keluarganya Paskalin Iripearo (37), Agustina Operawi, dan Dina Baparo, melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Mimika Baru (Miru)

BACA JUGA: ABG Diperkosa Kenalan lewat FB

Saat itu Bunga terlihat mengenakan kudung berwarna kuning untuk menutup wajahnya yang nampak bengkak akibat dianiaya oleh sekelompok orang tersebut.

Kepada anggota jaga Polsek Miru, Bunga membeberkan beberapa nama pelaku yang sempat dia kenal, yakni RA (21), BY (20), dan EA (35)
"Ada yang lain lagi, tapi mereka itu yang saya kenal," tutur Bunga kepada anggota jaga Polsek Miru.

Bunga mengaku saat itu dia sempat dipaksa untuk meneguk minuman keras, namun dia menolaknya

BACA JUGA: 160 Liter Miras Cap Tikus Disita Polisi

Bunga menambahkan, Saat itu para pelaku mengatakan akan mengantarnya pulang
Namun mereka membawanya ke rumah kosong dan melakukan pemerkosaan terhadap dirinya. 

Karena banyaknya pelaku pemerkosaan itu, Bunga tidak bisa mengenali semua pelaku tersebut

BACA JUGA: Pejambret Kian Marak di Sorong

"Dia tahan saya sampai pingsan, mungkin mereka kira saya sudah mati, saya ada di rumah itu mungkin sampai jam 4 subuh," ungkap bunga.

Menurut Paskalin, saat kejadian Mikel (8) yang merupakan keponakan korban menyaksikan kejadian tersebut, namun saat itu para pelaku mengusir anak kecil itu"Anak itu liat dari jauh, dia (Mikel) bilang itu tante saya tapi dia orang usir dia, trus dia (para pelaku) bilang ini bukan tante kamu, " kata Paskalin meniru ucapan Mikel.

Saat ditemui Radar Timika (Grup JPNN), Dina mengatakan mereka baru melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib pada hari Seninnya, sebab jarak yang jauh dan tidak adanya kendaraan sehingga mereka harus berjalan kaki"Kami jalan kaki lewati taillng, untung sekarang sedang kering jadi kita bisa menyebrang," tutur Dina.

Anggota jaga yang ada saat itu, setelah mendengar keterangan dari korban dan keluarga korban, langsung membawanya ke Polsek Kuala Kencana karena lokasi kejadian masuk dalam wilayah kerja Polsek Kuala KencanaPihak keluarga menginginkan para pelaku bisa ditangkap dan mendapatkan ganjaran atas tindakan mereka.(ken)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bawa Ganja, Pak De Diganjar 16 Tahun


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler