Usulan Formasi Daerah Selalu Berlebihan

Pengangkatan CPNS 2010

Minggu, 14 Maret 2010 – 20:15 WIB
JAKARTA- Pemerintah daerah diminta untuk memasukkan usulan kebutuhan formasi yang riil dan masuk akal sesuai kebutuhan perangkat daerahPasalnya, pengalaman tahun-tahun sebelumnya, daerah mengajukan usulan ribuan sampai ratusan ribu CPNS.

"Biasanya daerah memasukkan usulan berlebih-lebih

BACA JUGA: KPK Bidik Bansos di KONI Kalbar

Bayangkan saja ada yang memasukkan usulan sampai ratusan ribu
Padahal tiap tahun mereka rajin mengajukan usulan," kata Deputi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bidang SDM Aparatur Ramli Naibaho yang dihubungi JPNN, Minggu (14/3).

Dalam penentuan usulan formasi, lanjutnya, pusat tidak akan meloloskan semuanya

BACA JUGA: Diabetes Hinggapi 21,3 Juta Warga

Misalnya daerah A mengajukan usulan 500, paling tinggi 200 yang diiyakan
Kecuali untuk daerah pemekaran, pusat masih akan mempertimbangkannya.

"Tidak mungkin semua usulan yang diajukan daerah akan disetujui

BACA JUGA: Malut Digoyang Gempa 7 SR

Saya sendiri tidak habis mengerti, tiap tahun pengajuan daerah sangat banyak," ujarnya.

Dalam penentuan formasi, pemerintah melakukan analisis kebutuhanDilihat dari batas usia pensiun (BUP), berapa PNS yang dimutasi, berapa kebutuhan contohnya guru di daerah yang ada pembangunan sekolah baru, berapa PNS yang meninggal, berapa kebutuhan daerah pemekaran atau otonom baru.

"Daerah induk juga akan dilihat berapa jumlah PNS yang dimutasi ke daerah pemekaran sehingga perlu diisi," ujarnya.

Dia mengimbau untuk pengajuan kebutuhan formasi, daerah harus memperhitungkan jumlah penduduk, letak geografis, dan kemampuan APBD"Rata-rata daerah APBDnya banyak digunakan untuk belanja pegawaiHarusnya ratio antara belanja pegawai dan pembangunan masyarakat berbanding terbalikYaitu 40:60, bukannya 80:20," pungkasnya(esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kejagung Salahkan Ditjen Pajak


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler