Usung Prabowo, Demokrat Merasa tak Mendapat Efek Ekor Jas

Sabtu, 04 Mei 2019 – 00:14 WIB
Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam orasi politik di Djakarta Theater, Jumat (1/3). Foto: Hendra Eka/Jawa Pos

jpnn.com, PADANG - Partai Demokrat diperkirakan akan mendapat dua kursi untuk DPR RI dari Sumatera Barat, masing-masing dari dapil Sumbar 1 dan 2.

”Di Sumbar 1, perolehan suara yang masuk mencapai 80 persen atau sekitar 179 ribu. Perkiraan kami, di Sumbar 2 ini perolehan suara Demokrat bisa mencapai 200 ribu suara,” ujar Ketua DPD Demokrat Sumbar, Mulyadi, seperti diberitakan Padang Ekspres (Jawa Pos Group).

BACA JUGA: Muka – muka Baru yang Melenggang ke Dewan

Menurut Mulyadi, masih ada 12 kecamatan lagi di Sumbar 2 yang belum selesai menginput data perolehan suara. Ia memprediksi tambahan suara dari 12 kecamatan mencapai 15.000 suara.

”Alhamdulillah, raihan suara untuk saya di Sumbar 2 ini mencapai 130.000 suara. Jika ditambah raihan suara 12 kecamatan lagi, kami memprediksi total keseluruhannya mencapai 135.000 hingga 140.000 suara,” terangnya.

BACA JUGA: 3 Petugas KPPS jadi Tersangka Coblos Surat Suara Tidak Ditahan

Di samping itu, kata Mulyadi, satu kursi lagi juga masih berpeluang didapatkan dari Sumbar 2. Hanya saja Demokrat bersaing ketat dengan Gerindra dan PPP.

BACA JUGA: Fadli Sangat Yakin Demokrat tidak akan Merapat ke Jokowi

BACA JUGA: Fadli Zon Tidak Terima Alasan KPU soal Kesalahan Input Data ke Situng

”Khusus suara saya pribadi paling tinggi di Sumbar 2 dan diperkirakan paling tinggi di Sumbar secara umum,” katanya.

Ditambahkannya, efek ekor jas Capres Prabowo Subianto hanya terjadi pada PKS dan Gerindra. Apalagi Prabowo sempat hadir dalam kampanye akbar di Padang beberapa waktu lalu.

"Sebenarnya, kami juga berencana mendatangkan Pak SBY ke Padang saat masa kampanye kemarin. Namun, karena Bu Ani sakit, rencana tersebut batal. Karena Bapak SBY mesti mendampingi Bu Ani di Singapura," katanya.

Untuk kursi DPRD Sumbar, kata Mulyadi, data sementara Demokrat meraih 10 kursi. Jika dibandingkan 2014 lalu meningkat sebanyak dua kursi. "Sedangkan untuk kursi DPRD kabupaten/kota sedang dalam tahap penginputan," katanya.

BACA JUGA: Mungkinkah Prabowo Kejar Ketertinggalan Bermodal Kemenangan di Jabar?

Menurut Mulyadi, naiknya suara Demokrat pada Pemilu 2019 ini disebabkan faktor dari figur kader itu sendiri. Selain karena faktor personality, juga disebabkan seringnya kader turun ke masyarakat. (cr23)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Multaqo Ulama, Habib & Cendekiawan Muslim Ajak Jaga Stabilitas Keamanan PascaPemilu


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler