Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Sumbar Masih Rendah, Kapolri Jenderal Listyo: Apa Kendala yang Dihadapi? 

Kamis, 03 Februari 2022 – 15:34 WIB
Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa Putra menjawab pertanyaan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam panggilan video di Padang, Kamis (ANTARA/ Mario Sofia Nasution)

jpnn.com, PADANG - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meluncurkan vaksinasi anak secara daring dengan Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa Putra di Padang, Sumbar, Kamis (3/2).

Kapolri Jenderal Listyo dalam kesempatan itu juga mempertanyakan penyebab persentase capaian vaksinasi anak 6-11 tahun di Sumbar yang masih rendah. 

BACA JUGA: Laksanakan Perintah Jokowi, Kapolri Jenderal Listyo Sikat Permainan Karantina PPLN 

Sebab, capaian vaksinasi anak 6-11 tahun di Sumbar baru mencapai 6,19 persen atau 34.954 anak. 

“Apa kendala yang dihadapi sehingga persentase vaksinasi anak masih rendah di Sumbar,” kata Kapolri Jenderal Listyo. 

BACA JUGA: Menkes dan Kapolri Hadir Langsung ke Kubu Raya, Target Vaksinasi Digenjot

Jenderal bintang empat itu menanyakan apakah ada kendala dari orang tua yang tidak memperbolehkan anak mereka divaksin. 

“Salam buat seluruh anggota dan stakeholder yang terus bekerja di lapangan,” kata dia.

BACA JUGA: Kapolri Jenderal Listyo Merekrut Santri jadi Polisi, Fraksi PKB: Ini Sangat Luar Biasa

Irjen Teddy Minahasa menjelaskan kendala yang dihadapi adalah distribusi vaksin yang masih kurang, sehingga menyebabkan angka vaksinasi anak di Sumbar masih rendah.

Jenderal bintang dua itu mengatakan saat ini total anak umur 6-11 tahun di Sumbar sebanyak 587.479 orang, sedangkan data di Dinas Pendidikan 564.833 anak.

"Ada anak yang putus sekolah yang tidak terdata di Dinas Pendidikan, namun mereka wajib menjalankan vaksinasi," kata dia.

Menurut dia, saat ini vaksin sudah ada di Sumbar dan siap diberikan kepada anak-anak untuk meningkatkan capaian vaksinasi di provinsi itu. 

“Kami akan menggelar lomba Sumdarsin vaksinasi anak untuk meningkatkan capaian,” kata dia.
Sementara terkait orang tua yang tak membolehkan anaknya divaksin, dia menyebut jumlahnya tidak banyak, karena vaksin mendatangkan kebaikan bagi anak mereka.

"Saya tidak yakin ada orang tua yang melarang anaknya divaksin karena semua orang tua ingin anaknya sehat," kata dia.

Sementara Wakil Gubernur Sumbar Audy Djoinaldy mengakui angka persentase anak yang divaksin memang masih rendah. 

Namun,  untuk vaksinasi lansia di Sumbar berada pada peringkat tiga nasional yang mencapaii 87,14 persen atau 426.605 orang dari total lansia di provinsi itu sebanyak 489.833 orang.

“Kami akan berupaya untuk mengejar capaian tersebut,” kata dia. (antara/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler