Wahyu Akui Terjadi 159 Kesalahan Entri Data di Situng KPU

Kamis, 02 Mei 2019 – 15:11 WIB
Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan mengakui pihaknya melakukan kesalahan entri data dari formulir C1 ke dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) pemilu2019.kpu.go.id. Namun, kata dia, angka kesalahan entri data itu tidak besar.

"Kami tidak memungkiri, ada sekitar 159 salah entri atau salah input data di Situng," kata Wahyu ditemui di kantor KPU, Jakarta Pusat, Kamis (2/5).

BACA JUGA: Selamat Siang, Sementara Jokowi Pertahankan Keunggulan atas Prabowo dengan 11,3 Juta Suara

Hanya saja, Wahyu menegaskan, kesalahan entri data dalam Situng, bukanlah sebuah kecurangan. Lagi pula, Situng bukan hasil resmi penghitungan KPU. Hasil penghitungan resmi Pemilu 2019 berdasar penghitungan manual secara berjenjang.

BACA JUGA: LSI Denny JA: Prabowo – Sandi Menang di 13 Provinsi, Selisih 17 Juta Suara

BACA JUGA: Data Terbaru Seputar Jumlah Petugas KPPS yang Meninggal Dunia dan Sakit

"Kami tegaskan bahwa salah input itu bukan berarti ada kecurangan yang dilakukan KPU dan jajarannya," ucap dia.

Menurut Wahyu, Situng adalah alat KPU mewujudkan transparansi selama penghitungan suara Pemilu 2019 ke publik. Bahkan, KPU membuka ruang jika ke depan masih terjadi kesalahan entri data dalam Situng.

BACA JUGA: PKB Terbanyak, Perolehan Kursi Naik 100%, Selamat!

BACA JUGA: Sikap KPU soal Ijtimak Ulama III Minta Jokowi - Kiai Ma’ruf Didiskualifikasi

"Kami membuka ruang partisipasi publik untuk mencermati apabila ada informasi di laman KPU yang tidak benar, tidak sesuai dengan C1, dipersilakan melaporkan kepada KPU dan akan kami perbaiki," pungkas dia. (mg10/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ingin Tambah Perolehan Suara tapi Bayar? Jangan Percaya


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler