Wakar Tewas Bersimbah Darah dengan Belasan Luka Tusuk di Dada

Selasa, 02 Juni 2015 – 21:04 WIB

jpnn.com - BANJARMASIN - Budi Laksono, 51, seorang penjaga malam atau wakar di PT Harisindo di jalan Gubernur Subarjo, Lingkar Selatan Banjarmasin Selatan ditemukan tewas bersimbah darah di dalam sebuah ruko. 

Warga Solo,  Jawa Tengah ini ditemukan oleh Nur Sholihin,  supir trailer, Selasa (2/6) sekitar pukul setengah tujuh pagi. Posisi korban saat didapati dalam keadaan tengkurap dengan belasan mata luka.

BACA JUGA: Sipir Sita dan Musnahkan Ratusan Ponsel Milik Tahanan, Ini Kios Atau Rutan Ya?

Di samping korban jasad korban ada sebuah senjata tajam jenis celurit yang diduga milik korban. Dimungkinkan sempat terjadi perlawanan,  namun karena pelaku banyak hingga ia kewalahan. Setelah pihak kepolisian melakukan ulah TKP, jasadnya dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin untuk menjalani proses selanjutnya.

Menurut keterangan Singgar, 43,  adik korban saat berada di kamar jenazah RSUD Ulin, ia mendapat informasi  sekitar pukul tujuh pagi dari kakak iparnya yang telah mendapatkan telepon dari Nor Sholihin,  sang supir trailer. Berita itu menyebutkan bahwa saudaranya tersebut ditemukan tewas dengan penuh luka tusukan.

BACA JUGA: Penting, Para Calon Haji Wajib Hati-Hati Penipuan Ini

"Saya lihat ada enam belas mata luka, yang paling banyak di bagian punggung dan dada. Saya kira pelakunya tidak hanya satu orang," kata Singgar yang terlihat dengan sabar meratapi jasad kakaknya.

Selama bekerja empat tahun lamanya di PT Harisindo, sebagai penjaga malam kakaknya tak pernah mempunyai musuh. Namun sebulan yang telah lalu pernah bersitegang dengan seseorang yang telah kepergok kakaknya mencuri baterai aki dan ban tronton milik perusahaan.

BACA JUGA: Berbisnis Narkoba, Pensiunan Polisi Berpangkat AKBP Dicokok

“Kejadian kali ini bukan hanya kakak saya kehilangan nyawanya, tapi satu buah ban tronton, empat handpone dan uang gaji kakak saya sebanyak Rp2 juta lebih tidak ada. Saya kira pelakunya adalah orang yang sebelumnya mencuri dulu,” ucapnya. 

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Wildan Albert membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun hingga kini pihaknya masih melakukan penyeliidikan di lapangan. “Sementara ini untuk pelakunya masih lidik,” jelas Wildan. (lan/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kuburan Massal Korban Pembantaian 1965 Dipasangi Nisan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler