Wamenparekraf Optimistis E-VOA Berdampak Pada Jumlah Kunjungan Wisman

Senin, 14 November 2022 – 21:15 WIB
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo (kiri), Menko Bidang Marves Luhut Binsar Panjaitan (tengah) dan Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej (kiri) saat peluncuran aplikasi E-VOA di Bali. Foto: Ist for JPNN.com.

jpnn.com - DENPASAR - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo menyambut positif diluncurkannya aplikasi electronic Visa on Arrival (e-VOA) oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini meyakini penerapan e-VOA merupakan sebuah langkah besar.

BACA JUGA: 3 Kali Presiden Jokowi Endorse Capres-Cawapres 2024, Idealnya Tidak Begitu

Dia optimistis penerapan e-VOA bakal berdampak luar biasa dalam peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.

“(Kehadiran e-VOA) meningkatkan citra bangsa dan daya saing pariwisata Indonesia."

BACA JUGA: Jokowi Prediksi Saatnya Jatah Prabowo, Maksudnya Memimpin Negeri ini?

"Kemudahan layanan keimigrasian ini tentu akan berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan wisman dan devisa yang akan menjadi target capaian kinerja pariwisata Indonesia,” ujar wanita yang juga tercatat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Perindo Bidang Ekonomi Digital & Kreatif ini dalam keterangannya diterima Senin (14/11).

Untuk diketahui e-VOA diluncurkan di Bali, Kamis (10/11) kemarin. Angela hadir dalam acara tersebut.

BACA JUGA: KPU dan Bawaslu Datangi Kantor DPP Partai Perindo, Begini Akhirnya

Menurutnya, aplikasi e-VOA mempermudah wisatawan mancanegara melakukan pembayaran VoA sebelum tiba di Indonesia.

Kemudahan dan kecepatan administrasi tentu berpengaruh terhadap antusiasme wisatawan untuk berkunjung ke Indonesia.

“Wisatawan sangat menghargai kenyamanan. Dengan adanya aplikasi e-VOA ini tentu akan memudahkan wisman masuk ke Indonesia tanpa perlu mengantre di bandara,” ucapnya.

Penerapan e-VOA rencananya diberlakukan secara bertahap, dengan mengutamakan layanan di Bandara Soekarno Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Saat ini baru 26 negara teratas pengguna VoA yang dapat menikmati layanan e-VOA.

Yakni, Australia, Argentina, Brasil, Belgium, Kanada, Tiongkok, Denmark, Perancis, Jerman dan India.

Kemudian, Italia, Jepang, Meksiko, Belanda, Selandia Baru, Korea Selatan, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Spanyol, Swiss, Timor Leste, Turkiye, Ukraina, Britania Raya dan Amerika Serikat.

Wamenparekraf berharap layanan e-VOOA diperluas ke negara-negara pasar potensial lainnya, agar target kunjungan wisman 1,8 hingga 3,6 juta orang di 2022 dapat terpenuhi.

“Semoga penerapan e-VOA ini meningkatkan daya saing Indonesia sebagai destinasi utama dunia, sehingga target wisman tahun ini tercapai dan mendorong penciptaan tenaga kerja demi pemulihan ekonomi pascapandemi,” kata Angela. (gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hary Tanoe Lantik Herbud Pimpin Akademi Perindo


Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler