Warga Cimahi Curhat Minta Dicarikan Pekerjaan ke Kang Emil

Sabtu, 19 Mei 2018 – 16:06 WIB
Ridwan Kamil saat blusukan ke pasar. Foto for jpnn

jpnn.com, CIMAHI - Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut satu, Ridwan Kamil blusukan ke kawasan Pasar Antri, dan kawasan pertokoan di Jalan Gandawijaya, Cimahi, Sabtu (19/5).

Beberapa orang warga menggunakan kesempatan tersebut untuk curhat kepada sosok peraih penghargaan wali kota terbaik dari kemendagri pada 2017 itu.

BACA JUGA: Kang Emil Kunjungi KPBS Pangalengan

"Saat blusukan di pasar dan berjalan di pertokoan ada bisikan dari beberapa orang warga yang lewat, ternyata minta dicarikan pekerjaan," ungkap Kang Emil.

Menurut Kang Emil, dari pengalamannya dicurhati warga terkait masalah sulitnya mencari pekerjaan, dia mengakui urusan terkait ketersediaan lapangan kerja ini memang telah menjadi masalah khas di perkotaan.

BACA JUGA: Peta Politik di Pilgub Jabar itu Unik, Jangan Lengah

"Tadi 2-3 warga menyampaikan harapan agar gubernur yang baru bisa membuka lapangan pekerjaan lebih banyak," ujar dia.

Karena itu, sebagai salah satu solusi, pasangan Rindu akan membuka seluas-luasnya kesempatan kerja. Selain itu, ditegaskan Kang Emil, Pasangan Rindu juga akan berkolaborasi dengan swasta untuk mendorong bisnis dan industri yang mampu membuka kesempatan kerja untuk warga jabar

BACA JUGA: Debat Ricuh, Kelihaian Kang Hasan Kendalikan Massa Teruji

Terkait upaya pembukaan lapangan kerja baru, Rindu akan menarik investasi baru di Jawa Barat.

"Investasi ini penting, karena kehadiran industri yang didorong oleh adanya investasi akan turut membuka peluang dan lowongan kerja baru serta menyerap tenaga kerja," jelasnya.

Pasangan Rindu juga akan membuat pusat data untuk para pekerja milenial.

"Sehingga mereka yang berusia produktif bisa mencari pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan keahlian mereka, khususnya profesi-profesi baru berbasis digital yang diperlukan ekonomi saat ini" ucap Kang Emil.

"SMK juga akan kami dorong untuk memperbanyak praktek dibanding teori, sehingga lulusannya mudah diserap oleh perusahaan yang memerlukan tenaga kerja siap pakai," pungkasnya.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Terlalu Semangat, Sudrajat-Syaikhu jadi Rugi Sendiri


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler