Warga dan Mahasiswa Bentrok

Bocah Tak Berdosa Jadi Korban

Kamis, 06 Januari 2011 – 07:12 WIB

BANDUNG - Ratusan warga Kelurahan Cipadung Kecamatan Cibiru Kota Bandung, kemarin malam, mengepung orang yang diduga mahasiswa UIN Bandung asal Nusa Tenggara Timur (NTT)Ini sebagai aksi pembalasan, karena diduga puluhan mahasiswa NTT itu mengobrak-abrik rumah warga hingga tiga penghuninya mengalami luka-luka.

Pantauan Bandung Ekspres (grup JPNN), kemarin malam, suasana kampus UIN Bandung dalam keadaan mencekam

BACA JUGA: Ribuan Lulusan SMA Tes CPNS

Ratusan aparat kepolisian terpaksa diterjunkan untuk mengamankan keributan
Soalnya warga masih tetap menunggu di depan kampus untuk membuat "perhitungan" dengan mahasiswa NTT

BACA JUGA: Maibrat Mulai Cari Calon Bupati

Namun mahasiswa pelancong tersebut dikawal ketat aparat agar tidak memacaning emosi warga.

Sekitar pukul 23.15 ratusan warga berhasil merangsek masuk ke dalam kampus untuk menyerang mahasiswa yang sedang dikawal polisi
Namun aksi mereka sempat terhenti setelah polisi mengeluarkan beberapa kali tembakan peringatan

BACA JUGA: Kasus Joki Napi, Sopir Kejaksaan Dipecat

Dan sekitar pukul 23.30 puluhan mahasiswa tersebut berhasil dievakuasi dengan menggunakan truk pasir yang dikawal ketat aparat kepolisian.

Sumber Bandung Ekspres menceritakan penyebab peristiwa mencekam ituAwalnya, sekitar pukul 17.30 anak-anak NTT sedang nongkrong di trotoar jalan dekat kampusLalu ada pengendara motor, menggunakan baju merah,  keluar dari Gang Kujang (pinggir kampus)Motor tersebut menyerempet salah seorang yang diduga mahasiswa sedang nongkrongTidak terima terserempet, kawanan yang diduga mahasiswa tersebut berusaha mencari orang yang memakai baju merah ke Gang Kujang.

Seorang saksi mata, mahasiswa UIN Bandung, yang saat hendak pulang ke kosan di sekitar TKP melihat puluhan orang menyerang rumah yang diduga menyerempetItu terjadi sekitar pukul 21.30 di Gang Kujang RW 06 Kelurahan Cipadung"Mereka membantai orang-orang dalam rumah," tambahnya singkat.

Sementara, pemilik rumah (korban) Agus Maulana, 36, di RT 01/06 Kelurahan Cipadung Kecamatan Cibiru mengaku saat itu sedang bersama keluarga berada di dalam rumah"Tiba-tiba puluhan orang menyerang ke siniSaya langsung ngumpet ke kamar bersama istri dan anak saya," jelasnya.

Anaknya bernama Awal Rusdi Maulana (4) tak urung menjadi korban perlakuan orang yang diduga mahasiswa tersebut"Selain anak saya, yang menjadi korban adik ipar, Dadi, 27, jarinya patah, adik kandung Ihsan Badawi (27) luka di muka

"Anak saya harus dijahit 10 jahitan dan sekarang ada di RSHS," ucapnya sambil menangisBahkan, anaknya itu harus ke psikolog akibat pukulan benda tumpul mengenai kepalanya"Saya panik dan tidak bisa apa-apa karena takut mereka menyerangSaya merasa kaget karena mereka langsung menghancurkan kaca dan mengobrak-abrik seluruh isi rumah," jelasnya.

Iwan (32) tetangga korban mengatakan, saat itu warga berusaha meleraiNamun, akibat perbuatan mereka sudah melukai anak di bawah umur, warga pun langsung marahHingga saat ini, lanjutnya, akan menuntut atas kejadian iniHingga berita ini diturukan, petugas kepolisian langsung melakukan olah TKP dan berjaga-jaga di depan kampus UIN.

Polisi masih memburu pelaku yang diduga sebagai provokator kerusuhanSementara, mahasiswa NTT yang kini diamankan di Polrestabes Bandung tiga orang, berinisial Is (16), Sir (14), dan Rid (17)"Kami masih memburu pelaku lainnya yang dianggap menjadi provokator," jelas Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Tubagus Ade Hidayat(adi/gun/mg4)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mendagri Diminta Copot Bupati Lampung Timur


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler