Warga Jambi Dukung Pengelolaan Sampah dan Pengelolaan Hutan

Minggu, 08 Juli 2018 – 12:37 WIB
Menteri LHK Siti Nurbaya bersama masyarakat adat di Kabupaten Kerinci, Jambi. Foto: Ist

jpnn.com, JAMBI - Pentingnya keberadaan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) sebagai benteng konservasi alam, disadari sepenuhnya oleh masyarakat.

Hal ini terbukti dengan adanya keterlibatan masyarakat dalam menjaga hutan di sekitar kawasan TNKS. 

BACA JUGA: Redam Potensi Karhutla, Patroli Terpadu Diterjunkan

Dukungan masyarakat ini disampaikan oleh Walikota Sungai Penuh, H.Asafri Jaya Bakri, kepada Menteri LHK, Siti Nurbaya, saat bertemu anggota IV BPK RI, Prof. Rizal Djalil, dan Wakil Walikota Sungai Penuh, H. Zulhelmi, serta rombongan Dipo Ilham Jalil.

H. Asafri juga mengungkapkan kelebihan dan kekurangan kota Sungai Penuh.

BACA JUGA: Perhutanan Sosial Beri Ruang untuk Masyarakat Adat Kerinci

Khususnya berkaitan dengan pengelolaan sampah dan pengelolaan kawasan hutan, dimana 51 % kawasan hutan di Sungai Penuh, diharapkan bisa memberi manfaat kepada masyarakat.

Asafri menyatakan keinginan untuk membangun sendiri Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST), tapi ada keterbatasan terkait syarat penyediaan lahan seluas 10 hektar.

BACA JUGA: Berjuang Hijaukan Kembali Bangka di Tengah Tambang Ilegal

"Saat ini Pemerintah Kota Sungai Penuh belum memperoleh lahan seluas itu. Diharapkan melalui kehadiran Ibu Siti Nurbaya dapat mempermudah pembangunan TPST ini", tuturnya. 

Mencermati luas kawasan hutan yang 51 %, menurut H. Asafri, program Perhutanan Sosial bisa menjadi jalan untuk masyarakat mendapatkan manfaat dari kawasan hutan tersebut, sehingga hutan tetap terjaga dan masyarakat sejahtera. 

Pada kesempatan ini, Prof. Rizal Djalil mengajak masyarakat dan kepala OPD, untuk menyusun dan menyampaikan rencana peningkatan PAM, energi listrik solar cel dan infrastrukur di kota Sungai Penuh, serta pengelolaan hutan. 

Atas dukungan Pemerintah Kota Sungai Penuh tersebut, Menteri Siti memberikan apresiasi, khususnya dalam pengelolaan sampah.

"Memang ini bukan hanya persoalan di kota Sungai Penuh saja, tapi inisiatif membuat TPST sendiri merupakan inisiatif yang sangat bagus. Dari sisi regulasi hal ini dimungkinkan, dan Pemerintah Pusat siap memfasilitasi untuk pembangunan TPST. Pengelolaan sampah yang baik dilain tempat mungkin bisa dipelajari dari kota kota lain," ujar Menteri Siti. 

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Forkopimda Sungai Penuh, tokoh masyarkat, tokoh agama, perbankan dan kepala Organisasi Perangkat Daerah.(adv/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menteri Siti: Tak Boleh Ada Lagi Kejar Rakyat dalam Hutan!


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Menteri Siti   KLHK  

Terpopuler