jpnn.com, PALANGKA RAYA - King kobra sepanjang 2,5 meter membuat warga Jalan Simpei Karuhei, Tingang Ujung, Kalimantan Tengah, yang sedang bekerja bakti menghentikan aktivitasnya.
Ular berjenis kelamin betina dan berwarna keemasan itu sempat berusaha menyerang warga.
BACA JUGA: Gara-gara si Pawang Ular Dipatuk King Kobra
Beruntung warga sigap sehingga tidak ada satu pun yang diserang ular sangat berbisa itu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ular itu berada di gorong-gorong saat warga bekerja bakti.
BACA JUGA: Pendapat Tabib soal Kondisi si Pawang Ular Dipatok Kobra
Warga bernama Daeng lantas menangkap ular itu dan memasukannya ke karung.
Saat ini ular itu sudah diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alama (BKSDA) Kalimantan Tengah.
BACA JUGA: Pengobatan Adat, Menanti Kobra Mati agar Pawang Ular Siuman
Petugas BKSDA Kalteng Abdul Karim mengatakan, saat ini satwa tersebut sudah diletakkan di kandang transit.
“Kami sudah letakkan di lokasi yang aman dari warga,” ujar Abdul sebagaimana dilansir laman Prokal, Selasa (7/8).
Sementara itu, warga bernama Amat mengatakan, ular tersebut muncul secara tiba-tiba dan mengagetkan masyarakat yang sedang kerja bakti.
“Memang di situ ada gorong-gorong. Makanya warga membersihkanya, tidak tahunya ditemukan ular. Semoga tidak ada lagi ular tersebut di sekitar lokasi,” kata Amat. (daq/vin)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Pawang Ular Dipatuk King Kobra, Keluarga Yakin Masih Hidup
Redaktur & Reporter : Ragil