Warga Tutup Akses TPA Cipayung

Selasa, 26 April 2011 – 02:42 WIB

DEPOK - Puluhan warga RT 4 RW 6, Kelurahan/Kecamatan Cipayung, Kota Depok menutup akses jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) CipayungAksi penutupan itu dipicu longsornya tanah di kolam C TPA kemarin.

Akibat longsornya tanah itu lahan pertanian dan kolam milik warga rusak

BACA JUGA: 96 Pelajar Depok Tak Lulus Unas

Diperkirakan kerugian itu mencapai puluhan juta rupiah
”Gara-gara tanah longsor, saluran irigasi milik warga rusak

BACA JUGA: Penambahan Armada Busway Sudah Mendesak

Pipa yang digunakan menyalurkan air putus,” ungkap tokoh masyarakat Suryadi saat ditemui di lokasi


Menurutnya ancaman longsornya tanah sudah diprotes sejak lama

BACA JUGA: Fly Over Tanah Tinggi Dikerjakan 2012

Namun pemerintah mengabaikannyaDengan dalih bermacam-macamKini, lanjut dia hujan yang turun membuat tanah tidak kuatSehingga longsor terjadi menutupi saluran pipa irigasi milik warga

”Tadi tim pemeriksa mengatakan kerusakan pipa 36 meterDengan ketinggaian tanah yang longsor 6 meter,” pungkas petani buah jambu ini

Suryadi menambahkan longsor itu tak hanya merugikan pertanian wargaKebutuhan air bersih juga ikut tergangguBahkan sebagian kolam perikanan warga tak berfungsiBerdasarkan pantauan sekitar 50 orang warga melakukan protes.

Mereka menutup jalan menuju kolam C dengan batang pohon dan rantingSampah di kolam C TPA Cipayung terlihat meluber ke luar kolam CBeberapa sampah bahkan berjatuhan menutupi anak sungai PesanggrahanAkibat dari aksi menutup jalan itu, beberapa truk sampah yang datang ke TPA Cipayung tidak bisa membuang muatannyaTruk itu berjejer di depan Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPA Cipayung.

Ketika dikonfirmasi, Kepala UPT TPA Cipayung, Deni Wahyu, mengatakan longsor di kolam C tsebenarnya sudah lamaMeskipun demikian dia menolak untuk berkomentar lebih banyak”Kami diminta agar tidak memberikan pernyataan, jadi lebih baik konfirmasi saja langsung ke kepala dinas,” ujarnya saat ditemui di kantornya.
    
Sementara itu Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Ulis Sumardi, tidak bisa dihubungiSaat kantornya didatangi dia mengelak dengan alasan rapatDi tempat terpisah Kepala Badan Lingkungan Hidup, Rahmat Subagyo, mengatakan belum melakukan pengecekan ke lapangan untuk memeriksa kondisi terakhir pencemaran di TPA Cipayung”Iya tadi saya dengar ada longsor, sekarang saya sudah kirim petugas ke sana,” terangnya(rko)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Atut Lantik Adik Ipar jadi Walikota Tangsel


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler