Waspada, Begal Bercelurit dan Pelaku Curanmor Belum Tertangkap Polisi

Jumat, 01 Maret 2019 – 23:04 WIB
Begal. Foto ilustrasi: sumeks.co.id/jpg

jpnn.com, SIDOARJO - Kejahatan jalanan dengan modus pembegalan kembali terjadi di Sidoarjo. Rabu malam (27/2) begal dilaporkan beraksi di Desa Pejarakan, Jabon.

Pelaku berhasil membawa kabur Honda Beat. Korbannya adalah Sri Wahyuni. Padahal, motor tersebut masih gres. Nopol belum turun.

BACA JUGA: Ke Masjid Al Azhar Bukannya Salat Malah Curi Motor

Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos, malam itu Sri dalam perjalanan pulang. Warga Desa Glagaharum, Porong, tersebut pulang dari menjenguk saudaranya yang sakit.

Sri tidak sendiri. Dia memboncengkan saudaranya. ''Perempuan juga,'' ungkap Fahmi, keponakan korban.

BACA JUGA: Wah Ternyata Ada Kampung Kawanan Begal, Lihat Nih Isinya

Keduanya pulang sekitar pukul 21.00. Nahas, akses yang dilintasi termasuk jalur rawan. Lokasinya melewati area persawahan.

Benar saja, motor yang ditumpangi dihentikan paksa oleh begal. Pelaku juga berboncengan dengan sebuah motor. Bandit itu langsung mengacungkan senjata tajam (sajam) jenis celurit.

BACA JUGA: Dua Bandit Tertangkap Lantaran Coba Merampas Sepeda Motor Polisi

Awalnya, korban menolak untuk menyerahkan motor. Tentu saja, pelaku geram dan mengalungkan celurit ke leher korban.

Untung, pelaku tidak nekat. Begitu korban menyerahkan motor, begal langsung meninggalkan lokasi. Korban pun tidak bisa berbuat banyak.

Kasus tersebut sudah dilaporkan kepada pihak berwajib. Sri mendatangi Mapolsek Jabon untuk mengabarkan pengalaman pahit yang dialaminya.

''Benar ada laporan,'' tutur Kapolsek Jabon AKP Saadun.

Mantan Kapolsek Krembung itu menyatakan, perkara masih dalam penyelidikan. Dia bersama personelnya sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

''Mohon waktu untuk pengungkapannya,'' ucap polisi dengan tiga balok di pundak tersebut.

Dari laporan Jawa Pos, aksi begal itu bukan kali pertama terjadi di Desa Pejarakan. Kasus serupa pernah terjadi di akhir 2017.

Bahkan, saat itu korbannya sampai meregang nyawa. Unit Pidum Polresta Sidoarjo berhasil mengungkap perkara tersebut sekitar sebulan kemudian.

Bandit yang beraksi mendapatkan hadiah timah panas karena melakukan perlawanan saat disergap di Jember.

Sementara itu, kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terus terulang untuk kali kesekian. Alap-alap motor kembali berulah di wilayah hukum Kota Delta.

Kemarin dini hari (28/2) bandit menyatroni warga di Perumahan Griya Mustika, Masangan Kulon, Sukodono. Korbannya Rendra Setyawan. Dia kehilangan Honda Vario bernopol W 3135 WW. "Baru ketahuan pas subuh," ujarnya.

Menurut dia, kendaraan itu diparkir di teras rumah. Sebetulnya, dia sudah merasa maksimal dalam mengamankan kendaraannya. Sudah dikunci setir. Halaman rumah juga diberi pagar yang digembok.

Kasus curanmor lain terjadi di Jalan Bypass Juanda, Sedati, pada Rabu malam (27/2). Hermawan kehilangan Honda Vario bernopol L 4393 ZS. "Hilang di warung kopi," terangnya.

Hermawan mengatakan, saat itu dirinya sempat melakukan pencarian bersama temannya. Namun, jejak pelaku dan motornya tidak terpantau. "Ketemu polisi patroli. Langsung lapor," ungkapnya.

Beberapa jam sebelumnya, kasus curamor juga dilaporkan terjadi di Desa Bungurasih, Waru. Korbannya adalah Lilyana. Dia kehilangan motor Honda Vario bernopol AG 2666 HL. (edi/c22/c6/hud/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kronologis Pembegalan 3 Remaja di Bekasi


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler