Waspada ! Perampok Sudah Satroni Tiga Minimarket Berturut - turut

Jumat, 12 Juli 2019 – 20:16 WIB
Perampokan di minimarket. Foto : JPG/Pojokpitu

jpnn.com, SIDOARJO - Perampokan minimarket sedang marak terjadi di Sidoarjo. Lebih-lebih, kejahatan bersenjata yang menimpa minimarket di Jalan Raya Trosobo itu terjadi hanya beberapa hari setelah kasus serupa menimpa minimarket di Tanggulangin. Minimarket di Krian pun hampir jadi korban.

Karena itu, Polresta Sidoarjo mengundang puluhan pengelola minimarket di Kota Delta. Mereka dikumpulkan di Aula Rupatama Bharadaksa.

BACA JUGA: 4 Perampok Bermodus Tuduh Korban Sebagai Bandar Narkoba Diringkus

"Diberi pemahaman tentang prosedur pengamanan," kata Wakapolresta AKBP M. Anggi Naulifar Siregar.

BACA JUGA : DPO Kasus Perampokan Alfamart di Batanghari Akhirnya Diringkus

BACA JUGA: Menegangkan, Pintu Didobrak, Pembeli Misterius Langsung Todongkan Senjata Api

Anggi menyatakan bahwa polresta punya komitmen tinggi untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Hanya, dalam prosesnya memang terkadang muncul kendala. "Lokasi-lokasi rawan sebenarnya sudah kami pantau," ucap perwira dengan dua melati di pundak itu.

BACA JUGA: Rampok Ubrak-Abrik Brankas Minimarket, Tangan dan Punggung Karyawan Kena Tebas Celurit

Anggi meminta para pengelola minimarket ikut mengantisipasi kejahatan. Misalnya, memastikan CCTV selalu hidup.

"Di beberapa tempat kami menemukan fakta kamera itu rusak. Ini bisa jadi kendala," ungkapnya.

Lebih lanjut, Anggi mengatakan, para pegawai minimarket juga harus selalu siaga. Mereka patut curiga dengan gelagat pembeli yang mencurigakan. Terutama pada malam ketika situasi sepi.

BACA JUGA : Penumpang Tewas Usai Lompat dari Angkot Hindari Perampok

Dalam kesempatan itu, Wakapolresta menyosialisasikan aplikasi Delta Siap. Inovasi itu dapat diunduh secara gratis.

"Warga bisa dengan cepat mengabarkan kejadian di sekitarnya kepada kami," terangnya.

Mulai tindak kejahatan, kebakaran, sampai kecelakaan. Bahkan orang hilang sekalipun.

Informasi itu langsung terkoneksi dengan command center di markas. "Bisa melapor 24 jam," sambungnya. Anggota bisa cepat merapat ke lokasi.

Sementara itu, penyelidikan perampokan minimarket di Jalan Raya Trosobo masih berlanjut. Jajaran Polsek Taman dibantu Satreskrim Polresta Sidoarjo berupaya mencari bukti tambahan.

Kuat dugaan dua bandit tersebut sempat mencoba merampok minimarket di kawasan Krian.

Kanitreskrim Polsek Taman Iptu Sigit Tjahjono menduga dua pelaku gagal menyatroni minimarket di Tambak Kemerakan, Krian.

Jejak mereka terlihat jelas dari keterangan saksi dan rekaman CCTV. "Ciri-cirinya sama. Dua orang bersenjata dan mengendarai motor matik," ungkapnya.

Di Krian, dua pelaku juga langsung menodongkan senjata dan mengancam pegawai minimarket.

"Saya ada di posisi kasir. Hanya bisa pasrah saat ditodong pistol," tutur Rahman, salah seorang pegawai.

Beruntung, lanjut Rahman, salah seorang temannya berhasil kabur keluar toko. Para perampok keder.

Akhirnya, mereka mengurungkan niat merampok dan kabur. Namun, mereka beraksi lagi di minimarket Jalan Raya Trosobo, Desa Sidorogo, Taman. Uang Rp 48 juta digondol dari brankas.

Sigit menambahkan, pelaku diduga sama dengan pembobol minimarket di wilayah Tanggulangin pada 4 Juli.

Sama-sama mengendarai motor matik dan mengenakan penutup kepala. "Mohon waktu, kami tetap memburu pelaku," pungkasnya. (edi/yog/c17/roz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ternyata Bengkel Ini untuk Perampok Permak Mobil Curian Sebelum Dijual


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler