MALANG--Peristiwa bom buku yang marak terjadi di Jakarta, ikut membuat petugas kepolisian di Kota Batu ekstra waspadaPolisi pun semakin meningkatkan kewaspadaan penjaga objek-objek wisata, hotel, vila, pasar maupun lokasi vital lainnya
BACA JUGA: Investasi di Batam Terimbas Bencana di Jepang
‘’Kami pasti meningkatkan kewaspadaan adanya ancaman teror seperti itu
BACA JUGA: KPK Kembali Didesak Cokok Gubernur Riau
Mantan Sekpri Kapolri ini telah memerintahkan anggota meningkatkan patroli terutama di lingkungan objek-objek vital
BACA JUGA: Ekspor Ikan ke Jepang Menurun 50 persen
Sebut saja untuk satpam hotel, diwajibkan esktra waspada semenjak tamu datangJika ada barang-barang yang mencurigakan, mereka diminta tidak melakukan penanganan sendiri, melainkan menghubungi polisi. ‘’Apalagi jika barang tersebut aneh dan ada kabel-kabel, patut dicurigai sebagai bom,’’ tegas pria kelahiran Purbalingga, Jawa Tengah ini.Sementara untuk penjaga vila, juga diminta mewaspadai keberadaan tamuMasalahnya, banyaknya vila di kota ini bisa dimanfaatkan jaringan teroris untuk bersembunyi. Apalagi para teroris di Jakarta, kini sudah kabur dan menjadi buron setelah mengirim paket bom bukuDikatakan Kapolres, bukan tidak mungkin mereka berniat sembunyi dengan menyewa vila di Kota Batu.
Selain itu, polisi pun bakin memperluas razia di jalan rayaPaling tidak langka ini bisa mengurangi gerak jaringan teroris.‘’ Batu sebagai kota wisata harus kondusifJika sampai ada bom, maka wisatawan pasti berkurang(*/sam/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Bendahara Syamsul Ditahan
Redaktur : Tim Redaksi