Wonderful Indonesia Mewarnai HelloFest Kera Adum Ngalam

Selasa, 05 April 2016 – 14:51 WIB
HelloFest Malang Raya. Foto: fajar.co.id/JPG

jpnn.com - MALANG - Kemenpar tak hentinya mempopulerkan branding Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia. Kali ini Kemenpar menghampiri Kera Kera Adum Ngalam (baca: Anak Muda Malang), sejak Minggu (3/4). 

Kota yang masuk dalam jaringan Kota Kreatif, tengah menggelar HelloFest Malang Raya di Gedung Cakrawala, Kota Malang, Jawa Timur.

BACA JUGA: TERBONGKAR! Rahasia Prajurit Kopassus Bisa Lakukan Hal Gila

”Kami padukan kreativitas anak muda Malang, dengan destinasi wisata Indonesia. Kami tampilkan karya-karya itu di sosial media ke seluruh dunia,” ujar Founder HelloFest, Wahyu Aditya di Hotel Swiss-Bellin. Di HelloFest Malang Raya juga dilangsungkan festival film pendek terbesar. Termasuk animasi, yang sudah digarap sejak 2004 itu.

Pada 2014 lalu, even ini diserbu 40.000 pengunjung. Hellofest ini bekerjasama dengan lembaga internasional di Berlin dan London. Pemutaran film pendek dan animasi karya anak-anak Indonesia juga pernah dilangsungkan di museum film di Frankfurt, Jerman. ”Di situ akan kami insertkan branding Wonderful Indonesia,” ujar pria berkacamata itu.

BACA JUGA: Mayoritas Minimarket di Semarang tak Punya Izin

Banyak prestasi yang sudah tercacat, mulai 30 Most Inspiring People under 30 tahun 2008 versi Hard Rock FM, Animasi Terbaik - Indonesia's Comic & Animation Festival (2000), Best Video Clip of The Month - Video Music Indonesia (2002), dan  People Choice Award - Video Music Indonesia (2002), 

Kemudian Best Concept for Future Film - Jakarta International Film Festival & Hubert Bals Foundation (2005), Pemenang British Council - International Young Creative Entrepreneur of The Year - Film Category - Indonesia (2007) hingga World Winner of British Council - International Young Creative Entrepreneur of The Year - Film Category (2007). Semua pernah disambarnya.

BACA JUGA: Bupati Banyumas Segera Keluarkan Perbup Plastik Berbayar

Eka Gustiwana, anak muda kreatif yang sering mengaransemen video tokoh-tokoh Indonesia ini juga tampil di Malang. Dia rajin memparodikan sesuatu lalu diunggah ke YouTube. Juga Video Arya Wiguna dengan jargon Demi Tuhan-nya ditonton lebih dari 3 juta viewers. 

Video lucu yang diberi judul BBM campuran Jeremy Teti juga disaksikan 4 juta viewers. Mereka menjadi YouTube Artist, figur yang jago membuat sesuatu yang biasa menjadi kreatif dan spektakuler.

Pengisi acara lainnya Youtube Artist, BayuSkak, sutradara muda peraih piala Citra, Angga Dwi Sasongko, Kreator Serial Animasi Trio Hantu CS, Wiryadi Dharmawan dan Founder Viddsee.com asal Singapura, Derek Tan. Efeknya pasti dahsyat. Karena semua pasti share ke media social. Share ke Instagram, Facebook, Twitter, Whatsup Group, YouTube.

Akan ada buzz dan publikasi dari netizen, media nasional hingga internasional. “Kota Malang akan semakin dikenal sebagai destinasi pariwisata kota kreatif dengan produk unggulan konten digital seperti desain grafis, video, games hingga animasi,” papar Pitana.

Mereka adalah creator muda yang karyanya berdampak pada promosi destinasi wisata Malang, jika dioptimalkan. Cover foto Facebook dengan spot wisata agrowisata apel, Jatim Park 1 dan 2, Eco Green Park? Check in di path? Video kreatif destinasi wisata Museum Angkut, Pantai Bale Kambang hingga Air Terjun Coban Rondo yang diunggah ke YouTube?

Kualitasnya setara dengan dua film pendek promosi pariwisata produksi Kemenpar yang menjadi juara dalam International Tourism Film Festival (ITFF) ke-11 di Bulgaria. Mereka sukses menghebohkan HelloFest Malang Raya, 3 April 2016. Dibalut dengan acara movie concert, pengunjung bisa menyaksikan film dengan suasana seperti menonton konser musik, penuh keriuhan.

Menpar Arief Yahya yakin jaringan kota-kota kreatif ini akan melahirkan pengusaha-pengusaha muda yang berbasis pada cultural industri atau creative industri. 

“Pemda harus memberi wadah kepada mereka sebagai start up company, dilatih dan terus diberdayakan sampai kapasitasnya naik dan siap berkompetisi di level global,” pesan Menpar Arief Yahya.(ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sejarah, Narapidana Ikuti Ujian Nasional


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler