Wow! PSSI Cabut Hukuman Pelaku Sepak Bola Gajah

Senin, 23 Januari 2017 – 21:39 WIB
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi (tengah). Foto: M. Amjad/JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com -Sanksi untuk para pelaku Sepak bola Gajah dicabut oleh PSSI. Meski tindakan pengaturan pertandingan dan manipulasi hasil laga adalah kejahatan terberat dalam sepak bola, PSSI memilih mengampuni mereka yang terlibat.

Sepak bola Gajah yang dimaksud adalah ‎saat laga Divisi Utama pada 26 Oktober 2014 lalu, mempertemukan dua tim, PSS Sleman dan PSIS Semarang. ‎

BACA JUGA: Kualitas Wasit Indonesia Semakin Menyedihkan

Dalam laga ini, kedua tim sama-sama enggan menang, karena tak ingin berjumpa Pusamania Borneo FC, yang saat itu dikenal sebagai tim yang selalu dibela wasit, sehingga mereka menghindarinya di babak gugur.

Skor dalam pertandingan ini akhirnya berkesudahan 3-2 untuk PSIS. Tapi, semua gol dalam laga ini tercipta karena bunuh diri pemain-pemain kedua tim.

BACA JUGA: Luis Milla Janji Bentuk Timnas Seperti Spanyol

PSSI saat itu, langsung menjatuhkan sanksi bervariasi. Mulai dari larangan aktivitas di sepak bola seumur hidup, sampai larangan aktivitas lima tahun plus denda ratusan juta rupiah.

Saat dikonfirmasi, Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi enggan berbicara panjang lebar mengenai alasan tersebut. Dengan tegas dia menyebut, tak perlu ada hukuman yang terlalu lama.‎ ‎‎

BACA JUGA: Target U-19 dan U-16 Harus Juara di AFF

"Sudah waktunya hukumannya dicabut. Untuk apa dihukum lama-lama," katanya, saat dihubungi Senin (23/1) malam.

Saat kembali ditanya mengenai alasan, Edy lagi-lagi tak mau memaparkan alasan. "‎ Tidak ada bagaimana-bagaimana. Ya hukumannya sudah dicabut," ‎tegasnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Pangkostrad TNI itu buru-buru menyudahi pembicaraan karena sedang ada pekerjaan yang menantinya.‎ "Maaf ya saya sedang kerja," pungkasnya, lantas menutup telepon.

Sebelumnya, kabar pencabutan sanksi itu disampaikan oleh salah satu pelatih, Herry Kiswanto. Saat‎ itu dia melatih PSS Sleman dan kena hukuman sanksi seumur hidup plus denda Rp 200 juta. "Saya sudah mengambil surat pencabutan sanksinya," tegas dia. (dkk/jpnn)‎

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tenang, Kendala Bahasa Luis Milla Tak Akan Jadi Masalah


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler