Yakinkan Radiasi Tak Sampai Papua

Kamis, 17 Maret 2011 – 10:39 WIB

JAYAPURA - Meluasnya pemberitaan mengenai dampak meledaknya reaktor nuklir di Jepang sudah berdampak kecemasan warga Papua.  Namun, warga diminta tak terlalu cemasMenurut Kepala Bidang Data dan Informasi Balai Besar Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika  (BMKG) wilayah V Papua, Sudaryono, berdasarkan pernyataan resmi di Jepang, radiasi nuklir itu hanya berdampak beberapa kilometer saja dari pusat reaktor.

"Namun yang pasti radiasinya tidak sampai di tanah Papua

BACA JUGA: Pelantikan MRP Molor Lagi

Soal berapa jauh dampak radiasi itu ia belum bisa memperkirakanya karena sampai saat ini dalam penelitian pihak Jepang," ujar Sudartanto, seperti dikutip Cenderawasih Pos (Grup JPNN).

Dijelaskan, biasanya radiasi itu dibawa oleh awan dan angin
"Tapi jika dilihat dari kondisi pola angin sekarang ini dan ke depannya, arah angin ke wilayah tanah Papua sangat kecil sekali," katanya

BACA JUGA: Grand Kopo Sempat Diancam Bom

Masyarakat dihimbau untuk tidak perlu khawatir dengan isu yang beredar itu.

"Ya mudah-mudahan penelitian dan informasi yang terbaru dari Jepang dapat diketahui secara cepat
Tapi yang jelas jangkauan radiasi itu tidak luas," ujarnya mencoba menenangkan.

Disinggung soal alat deteksi gempa bumi dan tsunami, kata Sudaryono, bahwa BMKG memiliki fasilitas pendeteksi gempa dan tsunami itu, yang mana sekitar 18 alat pendeteksi gempa dan tsunami ditempatkan di beberapa wilayah yaitu Jayapura, Sorong dan daerah lainnya.

Menurutnya, tsunami itu biasanya terjadi ketika pusat gempa buminya di laut dengan kekuatan 6,5 SR ke atas dengan kedalaman cukup dangkal yakni, di bawah 30 kilometer maka bisa menimbulkan efek gelombang tsunami.

Ditandaskan, biasanya untuk masalah informasi terhadap gempa dan tsunami, biasanya BMKG langsung mengeluarkan peringatan dalam bentuk short message service (SMS) BMKG

BACA JUGA: Takut Radiasi, Wagub Babel Tolak PLTN

Juga disampaikan lewat telepon/faks ke instansi terkait guna memberikan informasi lanjutan ke masyarakat, termasuk menyampaikan informasikan ke media massa(nls/fud/sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rumah Dinas Kapolda DIJ Diteror Bom


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler