Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Babi Bebek

Oleh: Dahlan Iskan

Sabtu, 25 Juni 2022 – 07:08 WIB
Babi Bebek - JPNN.COM
Dahlan Iskan (Disway). Foto: Ricardo/JPNN.com

Saya bocorkan saja jawabnya: tidak. Antibiotik hanya bisa membunuh bakteri.

Sejak kapan Indro menemukan solusi nyata untuk kehidupan yang lebih baik? “Sejak saya masih jadi peneliti junior. Itu tahun 2005," katanya.

Saat itu ada penyakit AI pada ayam. Membahayakan. Bisa jadi wabah. Temuannya kala itu, katanya, juga ditertawakan orang. "Jadi kalau sekarang masih ditertawakan itu sudah biasa," katanya.

"Jika pak Dahlan pernah dengar tentang bayclin untuk membunuh virus AI di kandang, itu hasil penelitian saya," ujar Indro.

Saya minta maaf. Saya tidak pernah mendengar itu. Saya tidak punya ternak ayam. Saya hanya suka sop ayam. Terutama yang bikinan Si Galuh Banjar itu.

Kalau di masa Covid Indro melahirkan ''Protokol Rakyat'', sekarang ini Indro membuat ''Protokol sehat ternak'' khusus untuk mengatasi wabah PMK.

Indro sudah meneliti berbagai macam virus kecuali virus ASF yang menyerang babi. Virus ASF itu, katanya, ganas sekali. "Tingkat kematiannya sampai 80 persen. Bisa 100 persen. Dalam 14 hari," ujar Indro.

Itulah yang menyebabkan Tiongkok pernah mengalami krisis babi. Penyakit itu juga sampai ke Indonesia. Ternyata sampai sekarang belum ada penelitian soal itu. Di negara kita.

Indro sudah meneliti berbagai macam virus kecuali virus ASF yang menyerang babi. Virus ASF itu, katanya, ganas sekali. Tingkat kematiannya...

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News