Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Bamsoet: Pemerataan Pembangunan SDM Bisa Dicapai dengan Sistem Pendidikan Berkelanjutan

Sabtu, 17 Oktober 2020 – 20:20 WIB
Bamsoet: Pemerataan Pembangunan SDM Bisa Dicapai dengan Sistem Pendidikan Berkelanjutan - JPNN.COM
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo saat melakukan Sosialisasi Empat Pilar MPR secara virtual. Foto: Humas MPR RI.

jpnn.com, JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas menjadi salah satu faktor kunci dalam mewujudkan kemajuan bangsa. Dalam konsepsi ini, patut disyukuri bahwa pembangunan SDM telah menjadi prioritas utama pemerintah lima tahun ke depan.

Bamsoet menilai langkah pemerintah menempatkan pembangunan SDM sebagai prioritas utama, selaras dengan kebutuhan bangsa ini untuk dapat bertahan dalam pusaran persaingan global.

 

"Saat ini, kita sedang dihadapkan pada era di mana lompatan kemajuan teknologi memaksa untuk terus mengejar ketertinggalan dari negara-negara maju, dan ketersediaan SDM unggul adalah sebuah keniscayaan," kata Bamsoet saat mengisi Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Pena Bakti Institute secara virtual di Jakarta, Sabtu (17/10).

Dia menuturkan bahwa konstitusi telah memberikan landasan legalitas yang kuat, dan arah yang jelas dalam hal pendidikan. Sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945 bahwa salah satu tujuan dibentuknya pemerintahan negara republik Indonesia adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

 

"Sedemikian pentingnya upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga dia disejajarkan dengan tujuan nasional lainnya, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial," jelas mantan ketua DPR ini.

Selain itu, katanya, konstitusi juga menjamin setiap warga negara berhak mendapatkan dan memilih pendidikan. Hak mendapatkan pendidikan tidak saja dijamin oleh konstitusi, tetapi juga diakui sebagai bagian dari hak asasi yang melekat pada fitrah kemanusiaan sebagai warga negara.

loading...