Begini Jurus Bea Cukai Amankan Batas Wilayah Indonesia, Keren!
jpnn.com, JAKARTA - Bea Cukai tidak bisa berjalan sendiri dalam menegakkan ketentuan di bidang kepabeanan dan cukai. Diperlukan sinergi dengan instansi lain agar penugasan berjalan optimal.
Dalam meningkatkan pengawasan terhadap peredaran tumbuhan dan satwa liar (TSL), Bea Cukai Belawan menjalin koordinasi dengan Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Kegiatan ini berlangsung melalui kunjungan dua instansi tersebut ke Kantor Bea Cukai Belawan, Selasa (23/8).
Tim KLHK dan BKSDA menyampaikan, dalam beberapa periode ini, wilayah Pelabuhan Belawan tercatat memiliki nilai tertinggi dalam penanganan peredaran TSL jika dibandingkan beberapa pelabuhan lain.
Bea Cukai Belawan pernah menorehkan keberhasilan dalam menggagalkan penyelundupan satwa yang dilindungi, seperti burung Kakatua dan Trenggiling.
Di Tarakan, Bea Cukai Tarakan menghadiri kegiatan rapat bersama Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Hasil Perikanan (BKIPM) beserta sejumlah instansi lain di Ruang Rapat Kantor BKIPM Tarakan, Selasa (23/8).
Kegiatan ini bertujuan menindaklanjuti diskusi mengenai pemasukan komoditas perikanan melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Nunukan dan Sebatik.
Kepala Bea Cukai Tarakan Minhajuddin Napsah memaparkan peran Bea Cukai dalam menjaga ekspor dan impor hasil perikanan, khususnya kegiatan pemeriksaan impor yang dilakukan melalui PLBN di Nunukan dan Sebatik.