Dari Keluarga Sederhana, Kuliah Tak Minta Orang Tua
Minggu, 07 April 2013 – 10:10 WIB
Sejak nama Wiwin disebut-sebut sebagai orang yang membocorkan surat perintah penyidikan (sprindik) kasus dugaan suap Hambalang yang melibatkan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, keluarga di Buton sedikit khawatir. Apalagi, selama ini mereka sulit menghubungi Wiwin.
Pesan singkat (SMS) yang dikirim keluarga terkadang baru dibalas beberapa jam kemudian. Terakhir, keluarga mendapat kabar dari Wiwin pada Kamis lalu (4/4). Saat itu, Rina mengirim pesan singkat untuk menanyakan kabar Wiwin. Namun, pesan tersebut baru dibalas malamnya. Dalam SMS itu, Wiwin meminta keluarga untuk tenang dan mendoakan agar masalah yang menimpa dirinya bisa cepat diselesaikan.
"Kabar terakhir Wiwin kami terima Kamis lalu. Setelah itu, sulit mendapat kabar. Kami SMS sudah tidak ada balasan. HP dan BB-nya sudah tidak aktif," tambahnya.