Dengar Suara Aneh dari Bawah Lantai Kios, Penasaran Lantas Diintip, Astaga Ternyata…

Minggu, 10 November 2019 – 22:42 WIB
Dengar Suara Aneh dari Bawah Lantai Kios, Penasaran Lantas Diintip, Astaga Ternyata… - JPNN.COM
Sembilan pria dewasa memegang ular sepanjang 8 meter yang masuk ke area Pasar Gusher, (8/11). Foto: prokal.co

jpnn.com, TARAKAN - Pedagang di bagian Selatan Pasar Gusher Jalan Gajah Mada, Kelurahan Karang Rejo, Tarakan, Kalimantan Utara, berhamburan meninggalkan kiosnya sekira pukul 09.00 WITA, Jumat (8/11). Itu setelah seekor ular piton sepanjang sekira 8 meter melintas di bawah lantai salah satu kios di pasar tersebut.

Sebelum ular itu ditemukan, Ardiansyah, 25, sedang sibuk memisahkan ayam hidup dagangannya. Ular tersebut pun tiba-tiba muncul dengan suara mendesis. Setelah mencari-cari sumber suara tersebut, perhatiannya tertuju pada lantai kios. Penasaran, ia akhirnya mengintip dari lubang lantai kios. Ia terkejut mendapati ular yang begitu besar.

“Awalnya kami pisah-pisahkan ayam yang mau dijual di dalam kios. Tetapi saya merasa kayak ada suara seperti menarik nafas, tetapi suaranya dari bawah lantai. Pas saya lihat di lubang lantai ternyata kelihatan kepalanya. Saya kaget ternyata di bawah lantai ada ular besar. Akhirnya kami bongkar lantai kios kami pakai linggis. Ular tersebut sempat melawan, karena kami ramai akhirnya ularnya kalah tenaga,” tutur Ardiansyah.

Setelah berhasil mengeluarkan ular dari bawah lantai kios, beberapa warga pasar masih terlihat ketakutan.

“Kami keluarkan ularnya, kami juga tidak menyangka ini besar sekali. Karena besarnya banyak yang lari lihatnya,” tuturnya.

Ia menduga ular tersebut sedang mengincar ayam jualan. Diakui Ardiansyah, pedagang di kawasan itu pernah kehilangan ayam.

“Saya rasa dia dengar suara ayam atau cium baunya. Jadi dia masuk lewat bawah lantai. Soalnya di sini kadang kehilangan ayam 1 atau 2 ekor. Tetapi tidak setiap hari. Mungkin ular ini yang makan ayam pedagang di sini. Kalau di kios saya pertama, tetapi sebelumnya pernah juga ular besar ditangkap di kios sebelah. Di belakang pasar ini kan masih mangrove memang banyak ular,” ucapnya.

Sementara itu, Andi, 30, pedagang ayam lainnya mengaku pernah melihat ular yang sama. Namun saat itu upayanya menangkap ular tersebut tak berhasil. Menurutnya, menangkap ular sebesar itu tak mampu dilakukan hanya 1 atau 2 orang saja.

loading...