Frans Go: Potensi Ekonomi NTT Cukup Besar, Harus jadi Daya Tarik Investasi
Figur yang digadang-gadang menjadi salah satu bakal calon gubernur NTT ini menuturkan masih ada tantangan dalam infrastruktur dan aksesibilitas di beberapa daerah di NTT, terutama di daerah terpencil dan pulau-pulau kecil.
Selain itu, permasalahan lingkungan yang mengakibatkan sulitnya air, masalah kesehatan dan pendidikan, problem ekonomi dan lapangan kerja hingga masalah sosial dan budaya yang menyebabkan kemiskinan dan ketimpangan, bahkan maraknya perdagangan orang atau Human Trafficking.
"Maka daerah harus memiliki magnet yang menjadi daya tarik bagi investor sehingga pembangunan berkelanjutan dapat dilaksanakan.”
“Investasi yang ramah lingkungan akan mewujudkan ketahanan pada masyarakat dan jadi pendorong meningkatnya kualitas pendidikan, kesehatan dan ekonomi," ujar Fransiscus Go.
Pengusaha yang telah berinvestasi di NTT dan Maluku ini juga menyampaikan hal serupa untuk Provinsi Maluku.
Dia menilai, perekonomian Maluku saat ini boleh dibilang bergantung pada sektor pertanian (seperti kelapa, cengkeh, pala) dan perikanan.
Alumni PPRA Lemhannas angkatan 49 yang akrab disapa Frans Go ini menyebutkan, infrastruktur terutama di luar ibu kota Ambon masih memerlukan peningkatan, terutama akses transportasi dan ketersediaan Listrik.
Namun, lanjut Frans, pariwisata Maluku juga mulai berkembang terutama dengan potensi alamnya yang indah seperti pantai, pulau-pulau kecil dan keanekaragaman hayati bawah laut.