Ganjar Pranowo Kunjungi Rumah Bung Karno, Ada Siraman Air dari Sumur Jobong
Menurut Ganjar, di kawasan Peneleh pula Bung Karno ditempa sebagai aktivis dan pemikir.
Soekarno saat masih belia dikirim oleh ayahnya yang seorang guru, R Soekemi Sosrodihardjo, menimba ilmu di Hoogere Burgerschool (HBS) Surabaya.
Bung Karno indekos di rumah HOS Tjokroaminoto di kawasan Peneleh. Oleh karena itu, Surabaya pun melekat dengan tokoh berjuluk Putra Sang Fajar tersebut.
“Beliau lahir di Surabaya, sekolah di masa kecil sampai remaja di Surabaya, berdinamika dengan banyak tokoh pergerakan semasa indekos di rumah HOS Tjokroaminoto juga di Surabaya, beliau wafat lalu dimakamkan di Blitar maka Jawa Timur punya tempat yang spesial,” ujar Ganjar.
Setelah melihat-lihat rumah Bung Karno, tokoh kelahiran 28 Oktober 1968 itu menerima kendil berisi air. Sumber airnya dari Sumur Jobong.
Lokasi Sumur Jobong sekitar 100 meter dari rumah kelahiran Bung Karno. Sumur yang diperkirakan berusia 600 tahun itu memiliki air yang bersih dan segar.
Kondisi sumur itu juga masih terawat dan dijadikan cagar budaya sekaligus destinasi wisata di Kampung Pandean.
Adapun prosesi pengambilan air sumur dilakukan Kamis (4/5) malam oleh warga masyarakat dan komunitas pegiat budaya.