Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Imbauan Penting Kemenkes untuk Jemaah yang Menghadiri Acara Habib Rizieq, Tolong Disimak

Senin, 23 November 2020 – 02:05 WIB
Imbauan Penting Kemenkes untuk Jemaah yang Menghadiri Acara Habib Rizieq, Tolong Disimak - JPNN.COM
Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, dr. Muhammad Budi Hidayat. Foto: dokumentasi Satgas Covid-19

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta kepada masyarakat khususnya jemaah yang telah mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan Habib Rizieq Shihab agar melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Diketahui, pascakembali ke tanah air pada 10 Vovember 2020 lalu, ada tiga acara yang dihadiri Habib Rizieq dihadiri banyak orang sehingga menimbulkan kerumunan massa, yakni di Tebet, Petamburan dan Megamendung.

Anjuran disampaikan Kemenkes mengingat hasil pelacakan kasus Covid-19 melalui serangkaian tes usap atau Swab Tes PCR per Kamis (19/11) kepada para peserta kegiatan tersebut, ditemukan sejumlah warga yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus Corona.

"Kemenkes mengimbau semua orang yang mengikuti acara tersebut dan siapa pun yang merasa telah kontak erat dengan orang yang hadir agar melakukan isolasi mandiri selama 14 hari,” kata Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, dr. Muhammad Budi Hidayat.

Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers Update Pemeriksaan, Pelacakan dan Perawatan Covid-19 oleh Kemenkes di Jakarta, Minggu (22/11).

Adapun rincian dari hasil pemeriksaan yang menunjukkan positif Covid-19 tersebut meliputi 50 orang yang terlibat dalam kegiatan di Tebet, 30 orang di Petamburan. Sedangkan 15 orang di Megamendung masih menunggu hasil pemeriksaan uji sampel.

"Ditemukan di Tebet total 50 kasus positif dan di Petamburan sebanyak 30 kasus dan di Mega Mendung terdapat 15 sedang menunggu hasil pemeriksaan," ungkap Budi.

Dia juga menganjurkan bagi siapa saja yang merasa memiliki gejala seperti batuk, pilek, sesak nafas, sakit tenggorokan serta kehilangan indera perasa agar segera menghubungi Puskesmas terdekat untuk dilakukan tes usap atau Tes PCR.

loading...