Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Kang Dedi Minta Pemerintah Intervensi Naiknya Harga Kedelai

Senin, 21 Februari 2022 – 15:05 WIB
Kang Dedi Minta Pemerintah Intervensi Naiknya Harga Kedelai - JPNN.COM
Anggota Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi meminta pemerintah merancang strategi jangka pendek dan panjang menyikapi kelangkaan dan melambungnya harga kedelai di pasaran. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com
Gudang Garam

Alhasil, para perajin tempe dan tahu lebih meminati kedelai luar negeri yang memaksa Indonesia terus impor.

"Itu yang mendorong pedagang menyukai kedelai impor," kata Dedi

Pemerintah,  kata Dedi, harus segera membuat perencanaan mulai dari penanaman serentak, penyediaan lahan, bibit unggul yang sesuai kebutuhan pasar Indonesia, hingga tenaga pendamping hingga sejumlah alat produksi pascapanen.

"Sebab, pascapanen harus ada mesin pemanas, mesin pemilahnya, kalau perlu disediakan karung kedelai, karena satu problem di Indonesia ini ialah karung dari petani bukan murni untuk kedelai, tetapi bekas," beber Dedi.

Sebelumnya, perajin tahu mengeluhkan harga kedelai yang tengah melambung tinggi. 

Benjo, perajin tahu di Rawalumbu, Kota Bekasi mengatakan harga kedelai saat ini menurutnya mencapai rekor tertinggi, yakni Rp 11.200 per kilogram.

"Harga Rp 11.200 itu sudah mau satu bulan ini, itu sejauh ini tertinggi. Sebelumnya, Rp 10.200 per kilogram," kata Benjo di Bekasi, Jumat (18/2).

Akibat kenaikan harga kedelai tersebut, Benjo terpaksa mengurangi produksi tahu dari biasanya.

Anggota Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi meminta pemerintah merancang strategi jangka pendek dan panjang menyikapi kelangkaan dan melambungnya harga kedelai di pasaran

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

BERITA LAINNYA
X Close