Kesejahteraan Warga Perbatasan Jadi Prioritas Pembangunan
Sementara itu, Menurut anggota Komisi V DPR, Syarif Abdullah Alkadrie, pembangunan infrastruktur hingga ke daerah perbatasan dan pulau terluar sangat bermanfaat bagi masyarakat di wilayah tersebut.
“Pembangunan memberikan dampak ekonomi bagi daerah perbatasan,” ujar legislator partai Nasdem itu kepada wartawan di gedung parlemen, Jakarta.
Setidaknya, lanjut Syarif, kebijakan pembangunan Presiden Jokowi mempermudah akses, memperpendek jarak tempuh bagi masyarakat sekitar. “Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi selama tiga tahun patut didukung penuh oleh Komisi V,” kata Syarif yang berasal dari Daerah Pemilihan Kalimantan Barat itu.
Selain penekanan pada aspek kesejahteraan, keamanan juga tidak boleh terlalu terpinggirkan. Apa yang dilakukan berbagai pihak dalam pemerintah, adalah mengutamakan dua hal tersebut.
“Kesejahteraan penting, tapi tidak bisa lepas dari pendekatan keamanan. Jangan sampai ekonomi bagus namun keamananya juga masih rawan,” tutur Anwar Sanusi selaku Sekjen Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).
Menurutnya, penting bagi pemerintah untuk melakukan pemetaan potensi-potensi yang bisa dikembangkan di wilayah perbatasan, guna menunjang perekonomian.
Dengan demikian, terjalin keselarasan antara pembangunan infrastruktur dengan pembangunan potensi daerah, yang berujung kepada kesejahteraan masyarakat di perbatasan.
“Dengan pembangunan yang optimal, mereka merasa menjadi bagian penting dari Indonesia, dan tentunya rasa nasionalisme akan semakin menguat,” pungkasnya. (flo/jpnn)