Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Kok Bisa Lionel Messi Kebagian Ballon d'Or 2019? Juara Apa Dia?

Selasa, 03 Desember 2019 – 07:17 WIB
Kok Bisa Lionel Messi Kebagian Ballon d'Or 2019? Juara Apa Dia? - JPNN.COM
Lionel Messi. Foto: EFE

Dia juga merebut Trofi Pichichi keenamnya sebagai pencetak gol terbanyak divisi elite Spanyol berkat 36 gol dari 34 pertandingan.

Namun, Messi dan Barca gagal menyingkirkan Liverpool di semifinal Liga Champions, meski unggul 3-0 di pertemuan pertama, yang dua gol di antaranya dicetak Messi.

Mereka kemudian ditekuk Valencia pada final Copa del Rey, ketika Messi menciptakan sebuah gol pelipur lara, tetapi suara dialah yang paling keras membela pelatih Valverde.

Messi juga memimpin di lapangan, khususnya selama pertandingan-pertandingan pertama musim ini dengan mencetak 16 gol dari 12 laga ketika Barcelona kompak mempertahankan catatan kemenangan berturut-turutnya. "Liga ini punya satu nama untuk diingat," tulis koran Diario Sport.

Messi jugalah yang mencetak rekor hat-trick ke-50 selama kariernya ketika Barca menang 4-2 melawan Sevilla dan pada April, hat-trick lainnya tercipta yang diawali dari tendangan bebas ke sudut gawang lawan dengan diakhiri sapuan cantik dari tepi kotak penalti yang begitu indah sampai-sampai pendukung Real Betis yang menjadi lawannya serentak berdiri bertepuk tangan menghormatinya.

Ketika ditanya mengenai reaksi penonton itu, Messi menjawab, "Sejujurnya saya tak mengingat apa pun seperti itu."

Golnya itu dicalonkan sebagai pemenang penghargaan Puskas Award dari FIFA yang calonnya ada sepuluh gol. "Saya tak pernah melihat seorang pemain pun seperti Messi dalam sejarah sepak bola," kata pelatih Betis Quique Setien. "Gol dia adalah hal yang bisa Anda ciptakan saat main Playstation."

Setelah menuntaskan Liga Champions sebagai pencetak gol terbanyak dengan 12 gol dan mengoleksi Sepatu Emas keenamnya dengan rekor tiga tahun berturut-turut, Messi bergabung dengan timnas Argentina demi Copa America, turnamen yang mengawali frustrasi tiga bulan untuk pemain berusia 32 tahun itu.

loading...