Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Makin Seru, Pasar Karetan Hadirkan Atraksi Panahan

Sabtu, 11 November 2017 – 09:25 WIB
Makin Seru, Pasar Karetan Hadirkan Atraksi Panahan - JPNN.COM

Selain kuliner serba tradisional, baik kemasan, suasana, penampilan, cara memasak, penyajian dan makannya. “Termasuk aneka permainan tradisional yang sudah langka bagi anak-anak kecil,” kata Mei lagi.

Dengan pengalaman bekerja di mall yang terpercaya di Kota Semarang, Mei pun mengajarkan ke masyarakat tentang pentingnya performance. Sopan santun, hospitality, menjaga kualitas, biarpun di tepi hutan, penampilan tetap memikat, makanan tetap enak, tidak ada duanya.

“Kami ajari mereka berbisnis dengan manajemen modern agar bisa maju dan berkelanjutan,” sebut Mei Kristianti, Ketua Pasar Karetan.

Modern yang dimaksud adalah menerapkan standar mal atau pujasera yang memperhatikan kenyamanan pengunjung. Sistem pembayarannya tertib, ditata rapi, performancenya keren, bersih, bebas plastik, dan punya nilai estetika. “Meskipun di kebun, tetapi suasananya dijaga agar tetap nyaman dan hommy,” kata Mei.

Filosofi pasar, adalah pertemuan antara buyers dan sellers, untuk berinteraksi. Ujungnya adalah transaksi. Kalau di digital online, sering disebut sebagai marketplace. Pasar juga bisa dimaknai sebagai sumber gosip, dan tukar menukar informasi.

“GenPI Jateng ingin menjadikan Pasar Karetan sebagai tempat edukasi. Kisah apa saja, cerita apa saja, yang sudah langka dan terancam hilang, bisa dipamerkan di Pasar Karetan, biar bisa menjadi objek foto, video dan vlog netizen. Kami bisa dapat content menarik, mereka bisa mempublikasikan, dan pasar ini akan selalu ditunggu-tunggu publik, ada apa lagi?” lanjut Shafigh Pahlevi Lontoh.

Nah, bagi masyarakat yang ingin mengedukasi sesuatu silakan ke Pasar Karetan. Bagi netizen yang belum gabung GenPI, silakan bergabung. “Kami bersifat terbuka. Aktivitas kami banyak di online. Pasar ini sebagai salah satu cara berkopi darat!” ujar Shafigh.

Aktivis GenPI Jateng Wahyudi menambahkan, bagi netizen seperti yang tergabung GenPi ini, content itu penting. Mereka paling suka memposting sesuatu yang khas, inik, belum banyak yang upload. Edukasi ini akan membuat materi medsosnya lebih variatif, lebih asyik, lebih kekinian. “Ya begitulah kids zaman now!” sebutnya.

loading...