Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Novel Baswedan Cs Disarankan Menerima Tawaran Kapolri

Selasa, 28 September 2021 – 21:07 WIB
Novel Baswedan Cs Disarankan Menerima Tawaran Kapolri - JPNN.COM
Novel Baswedan Cs ditawari bergabung ke Polri. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mengharapkan 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima pinangan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

MAKI menyatakan mendukung sikap Listyo itu untuk merekrut Novel Baswedan Cs.

"Saya memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Kapolri yang justru akan merekrut 56 orang yang dianggap tidak lolos tes wawasan kebangsaan," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman saat dikonfirmasi, Selasa (28/9).

Boyamin menilai langkah Listyo itu sebagai bentuk penghormatan kepada pegawai KPK yang akan dipecat pimpinan lembaga antirasuah itu.

Dia meyakini Listyo punya pemikiran yang matang sebelum berencana menarik pegawai KPK yang akan dipecat.

"Saya kira ini bentuk penghargaan Kapolri karena sebenarnya mereka telah bersedia jadi aparatur sipil negara itu, kan, bentuk pengorbanan. Jadi, dulu pegawai KPK yang independen, tetapi ini bentuk pengorbanan, saya kira Kapolri melihatnya dari sisi itu," ujar Boyamin.

Dia juga meyakini Listyo menarik pegawai yang dipecat bukan sekadar pemberian pekerjaan semata.

Menurutnya, para pegawai itu bisa tetap memberantas rasuah di Indonesia di bawah naungan Korps Bhayangkara.

Meski begitu, MAKI tidak bisa memaksakan pegawai KPK untuk menerima tawaran Listyo. Penerimaan maupun penolakan tawaran itu hak para pegawai.

"Kalau saran saya, ya, diterima, karena ini bentuk penghargaan dan justru bisa mebedol deso kepada Dit Tipikor dan itu akan memperkuat Mabes Polri dalam melakukan pemberantasan korupsi," tutur Boyamin. (tan/jpnn)


Novel Baswedan Cs diminta untuk menerima pinangan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bekerja di Korps Bhayangkara. Itu bisa memperkuat Polri.


    BERITA LAINNYA