Patrialis Akbar Tak Peduli Bintang Tujuh
Selasa, 06 April 2010 – 07:23 WIB
Patrialis menjamin tidak akan ada pilih kasih dalam pengungkapan kasus ini. Dia juga setuju penerapan hukuman mati bagi koruptor. Sebab, hal itu sudah diatur dalam undang-undang. "Nanti tergantung penafsiran hakim," kata Patrialis.
Politisi Partai Amanat Nasional ini juga setuju dengan asas pembuktian terbalik, meski belum diatur dalam UU. "Kita buktikan sendiri, harta kita sekian asalnya dari mana, itu pembuktian terbalik juga. Orang mendaftarkan pajaknya, darimana hitungannya dia ngitung sendiri, tidak ada ikut campur yang lain. Itu sudah pembuktian terbalik juga," kata Patrialis, yang kekayaannya pada Oktober tahun lalu mencapai sekitar Rp 6 miliar tersebut. (sof)